Bupati Dukung Penuh Musda DAD ke-IV, Ajak Jaga Nilai Luhur Adat Dayak

BITRO/BERITASAMPIT - Bupati Saiful saat memberikan sambutan di kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten untuk masa bakti 2025–2030.

KASONGAN – Bupati Saiful secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten untuk masa bakti 2025–2030. di Aula Bappedalitbang, Rabu 5 November 2025.

Acara yang digelar di Aula Bappedalitbang itu turut dihadiri Wakil Bupati Firdaus, jajaran pengurus DAD, serta perwakilan 13 kecamatan se-.

Dalam sambutannya, Saiful menegaskan bahwa Musda DAD bukan sekadar forum pemilihan pengurus baru, tetapi juga momentum penting bagi masyarakat adat Dayak untuk memperkuat peran dan kontribusinya dalam pembangunan daerah.

“Dewan Adat Dayak ini adalah lembaga yang dibentuk oleh masyarakat Dayak dengan semangat kebersamaan dan kesadaran akan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur adat,” ujar Saiful.

Ia menilai, keberadaan DAD selama ini memiliki peran vital dalam membantu pemerintah, terutama dalam memberikan sumbangsih pemikiran terkait penerapan nilai-nilai adat dan kearifan lokal di berbagai bidang kehidupan masyarakat.

“Nilai-nilai adat yang luhur itu dapat menjadi landasan moral dalam membangun yang aman, damai, dan sejahtera. Karena itu, kontribusi DAD sangat strategis,” lanjutnya.

Saiful juga mengapresiasi kiprah Dewan Adat Dayak Provinsi yang selama ini aktif memberikan sentuhan positif terhadap pembangunan dan stabilitas daerah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan DAD merupakan kunci untuk mewujudkan pembangunan yang tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga memperkuat harmoni sosial dan budaya masyarakat.

“Kami dari pemerintah Kabupaten sangat berkepentingan dengan terselenggaranya Musda ini. Pemerintah akan selalu mendukung kelancaran dan kesuksesan kegiatan ini,” tegas Saiful.

Ia pun berharap Musda ke-IV ini mampu melahirkan program dan rencana kerja yang sejalan dengan visi pembangunan daerah serta semakin memperkuat eksistensi DAD di tengah masyarakat.

“Semoga melalui Musda ini lahir gagasan-gagasan yang mampu memperkuat peran DAD dalam mendukung pembangunan, menjaga adat, dan mempererat persatuan masyarakat Dayak di Kabupaten ,” tutupnya.

(Bitro)

baca juga ...  Bupati Katingan Tegaskan Penonaktifan Direktur PDAM Berdasar Hukum
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!