KUALA KAPUAS – Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas menggelar kegiatan Evaluasi Kinerja Akhir Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) Angkatan IV sebagai penutup masa tugas para dokter muda yang telah menjalani masa internsip selama satu tahun di wilayah Kabupaten Kapuas. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Dinas Kesehatan Kapuas dan menjadi momen reflektif bagi seluruh peserta maupun pendamping program.
Program internsip yang dimulai sejak 21 November 2024 hingga 20 November 2025 ini melibatkan 12 peserta dokter internsip yang ditempatkan di berbagai wahana, seperti RSUD dr. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, Puskesmas Selat, Melati, dan Pulau Telo. Kegiatan evaluasi dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kapuas dr. Tonun Irawaty Panjaitan, bersama Direktur RSUD dr. Agus Waluyo, pendamping wahana, serta pejabat struktural di lingkungan Dinkes Kapuas.
dr. Tonun pada Rabu 5 November 2025, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para peserta internsip atas semangat, dedikasi, dan kontribusi mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat selama menjalani masa penugasan. Ia menegaskan bahwa program PIDI tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga wahana penguatan etika profesi dan tanggung jawab sosial seorang dokter.
“Para dokter internsip telah menunjukkan integritas dan semangat pelayanan yang luar biasa. Kami berharap pengalaman selama setahun di Kapuas menjadi bekal berharga dalam melangkah ke jenjang profesional berikutnya,” ujar dr. Tonun.
Evaluasi akhir ini, lanjutnya, juga menjadi sarana bagi Dinas Kesehatan untuk menilai pelaksanaan program, mengidentifikasi tantangan di lapangan, serta merumuskan strategi peningkatan mutu pembinaan bagi peserta PIDI di masa mendatang.
Sebagai puncak kegiatan, dilakukan penandatanganan Berita Acara Evaluasi Kinerja Akhir oleh Kepala Dinas Kesehatan Kapuas bersama Koordinator Wahana PIDI Kabupaten Kapuas. Penandatanganan ini menjadi tanda resmi berakhirnya masa tugas peserta internsip Angkatan IV.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara para dokter internsip, pembimbing, dan jajaran Dinas Kesehatan. Melalui program ini, diharapkan para dokter muda dapat terus berkiprah dalam memperkuat pelayanan kesehatan primer sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan masyarakat Kapuas yang sehat dan sejahtera. (ds)












