Kalteng Perkuat Pengelolaan Ruang Laut Lewat Pengembangan Geoportal Laut Berkah

IST/BERITASAMPIT - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi , Sri Widanarni, berfoto bersama jajaran FITB-ITB usai pertemuan pembahasan dan monitoring pengembangan sistem Geoportal Laut Berkah, di Ruang Rapat FITB-ITB, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin, 10 November 2025.

– Pemerintah Provinsi (Kalteng) memperkuat tata kelola ruang laut melalui pengembangan Geoportal Laut Berkah, sistem informasi berbasis digital yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas dan transparansi pelayanan publik di sektor kelautan dan perikanan.

Langkah ini dilakukan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi bekerja sama dengan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) Institut Teknologi Bandung (ITB). Pertemuan pembahasan dan monitoring pengembangan sistem ini digelar di Ruang Rapat FITB-ITB, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin, 10 November 2025.

Kepala Dislutkan Provinsi Kalteng Sri Widanarni menyampaikan bahwa pengembangan Website Geoportal Laut Berkah merupakan bentuk transformasi digital pelayanan publik agar proses perizinan dan pengendalian ruang laut di menjadi lebih efisien, transparan, dan akuntabel.

“Website Geoportal Laut Berkah dikembangkan untuk memberikan kemudahan bagi para pihak dalam mengakses dan mengelola informasi ruang laut, khususnya untuk kegiatan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL),” ujar Sri.

Menurutnya, sistem ini akan memungkinkan masyarakat, pelaku usaha, maupun instansi pemerintah memantau pemanfaatan ruang laut secara langsung. Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan tumpang tindih pemanfaatan ruang sekaligus mendorong transparansi proses perizinan.

Geoportal Laut Berkah menjadi bagian dari strategi dalam mewujudkan layanan publik berbasis data dan teknologi. Melalui kerja sama dengan ITB, sistem ini sedang ditingkatkan untuk memperluas cakupan data geospasial dan mengintegrasikan informasi kelautan serta perikanan dari seluruh kabupaten/kota di .

“Kami ingin aplikasi ini menjadi pusat data kelautan dan perikanan yang valid dan mudah diakses. Dengan data yang terintegrasi, kebijakan pengelolaan ruang laut bisa lebih tepat sasaran dan mendukung efisiensi investasi,” jelas Sri.

Geoportal Laut Berkah juga menjadi salah satu inovasi daerah yang mendapatkan pengakuan . Tahun 2025, sistem ini berhasil menjadi Finalis TOP Inovasi Pelayanan Publik dalam kategori Transformasi Digital Pelayanan Publik, berdasarkan surat Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Nomor B/242/PP.00.05/2025.

Dekan FITB-ITB Dudy D. Wijaya menyebut pengembangan Geoportal Laut Berkah menunjukkan pentingnya keterlibatan akademisi dalam mendukung kebijakan publik berbasis riset.

“Pendekatan berbasis data spasial penting untuk memastikan pemanfaatan sumber daya laut berjalan berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya.

Kerja sama ini diarahkan untuk memperluas pemetaan potensi sumber daya pesisir, mengembangkan sistem analisis geospasial, dan menghubungkan hasil riset dengan kebijakan ekonomi kelautan di .

Sri Widanarni menegaskan, pengembangan Geoportal Laut Berkah sejalan dengan komitmen Gubernur H. Agustiar Sabran dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat dan berorientasi hasil.

“Tujuannya bukan sekadar menambah aplikasi, tetapi memastikan sistem ini mampu mempercepat perizinan, memperkuat pengawasan ruang laut, dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah,” tegasnya.

Ia berharap sistem ini dapat menjadi model pengelolaan ruang laut berbasis teknologi yang bisa direplikasi oleh daerah lain, sekaligus menjadi instrumen penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi pesisir dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

(Sya'ban)

baca juga ...  Belanja Daerah Kalteng 2026 Diprioritaskan untuk Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!