SUKAMARA – Kejuaraan IPSI Cup 2025 resmi ditutup oleh Bupati Sukamara, Masduki, Sabtu 16 November 2025, di Gedung Serba Guna Sukamara. Penutupan ini menjadi momen penting setelah rangkaian pertandingan yang berlangsung meriah dan penuh sportivitas sejak awal pelaksanaannya.
Bupati Masduki menegaskan bahwa Kejuaraan IPSI Cup bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan momentum strategis untuk meningkatkan kualitas atlet pencak silat di Kabupaten Sukamara.
“Melalui kegiatan ini, kita semua menyaksikan bagaimana perjuangan, kerja keras, kedisiplinan, dan sportivitas para atlet ditunjukkan di gelanggang pertandingan,” ujarnya.
Beliau juga menekankan pentingnya menjadikan pencak silat tidak hanya sebagai olahraga bela diri, tetapi juga sebagai identitas budaya bangsa yang harus terus dilestarikan serta dikenalkan kepada generasi muda.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Masduki menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para atlet yang berhasil meraih prestasi di berbagai kategori. “Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, latihan yang tekun, kedisiplinan, serta dukungan dari pelatih dan keluarga,” katanya.
Kepada para atlet yang belum berhasil meraih juara, Masduki memberikan pesan agar tidak berkecil hati. Menurutnya, kekalahan bukan akhir dari segalanya, namun justru menjadi proses pembelajaran untuk meningkatkan kualitas teknik dan memperkuat mental bertanding. Ia mendorong seluruh atlet untuk terus berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai kejuaraan yang akan datang.
Bupati juga menegaskan bahwa Kejuaraan IPSI Cup 2025 menjadi dasar seleksi untuk menentukan atlet-atlet terbaik yang akan mewakili Kabupaten Sukamara dalam Kejuaraan Pra Popnas 2026 di Palangka Raya serta Porprov 2026 di Kabupaten Kotawaringin Barat. Ia berharap para atlet yang terpilih dapat membawa nama baik daerah dan membuktikan bahwa Sukamara mampu bersaing di tingkat provinsi bahkan nasional.
Dengan ditutupnya kejuaraan ini, Pemerintah Kabupaten Sukamara berharap semangat olahraga dan pelestarian budaya pencak silat semakin berkembang, serta melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang membanggakan daerah. (enn)












