PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalimantan Tengah (Kalteng), Farid Wajdi, mengungkapkan bahwa industri hilirisasi di wilayahnya sangat membutuhkan pasokan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pihaknya gencar melaksanakan berbagai program pelatihan kerja.
“Jadi yang selama ini kita lakukan meningkatkan kompetensi tenaga kerja kita agar bisa memenuhi kebutuhan Dunia kerja dan dunia industri di Kalteng,” ujar Farid, Kamis, 20 November 2025.
Farid menjelaskan, upaya pemenuhan SDM ini terintegrasi dalam program prioritas pemerintah provinsi. Salah satunya melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera yang dicanangkan Gubernur Kalteng.
“Salah satunya yang dilakukan adalah di program Huma Betang Pak Gubernur adalah akses lapangan kerja,” jelasnya.
Dalam program tersebut, gubernur menginstruksikan Disnakertrans untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK).
“Dengan harapan kalau dilaksanakan dengan baik maka kebutuhan tenaga kerja profesional, tenaga kerja yang kompeten akan bisa kita penuhi,” tambahnya.
Mengenai jenis kompetensi yang dibuka, Farid menyebut pelatihan operator alat berat telah menjadi fokus dalam tiga tahun terakhir.
“Jadi selama ini kebutuhan operator alat berat kan lumayan banyak. Jadi kita mulai merintis,” katanya.
Farid mengakui, pihaknya belum bisa membuka banyak kelas pelatihan karena keterbatasan instruktur operator alat berat.
“Ini kaitannya dengan pertama instruktur kita belum ada, sehingga kita masih bekerjasama dengan beberapa lembaga di luar provinsi sebagai pelatih operator alat berat,” pungkasnya.
(Syauqi)












