Wabup Serahkan 14 Unit Combine Harvester untuk Perkuat Produksi Padi

DENNY/BERITASAMPIT - Penyerahan 14 unit Combine Harvester Besar kepada Brigade Pangan Kabupaten oleh Wabup Jayadikarta.

– Upaya meningkatkan ketahanan pangan daerah kembali diperkuat setelah Wakil Bupati H Ahmad Jayadikarta menyerahkan 14 unit Combine Harvester Besar kepada Brigade Pangan Kabupaten pada Kamis 27 November 2025.

Penyerahan alat pertanian modern ini merupakan dukungan dari Kementerian Pertanian melalui Ditjen Tanaman Pangan RI yang bertujuan mempercepat proses panen sekaligus menekan potensi kehilangan hasil di tingkat petani. Serah terima dilakukan di halaman Dinas Pertanian .

Wakil Bupati menegaskan bahwa bantuan alat mesin pertanian tersebut tidak boleh diperdagangkan dalam bentuk apa pun, karena diberikan secara gratis untuk mendukung swasembada pangan dan menekan ketergantungan terhadap impor beras. Ia meminta Brigade Pangan menjaga dan memanfaatkannya secara optimal.

Jayadikarta menyebut penggunaan Combine Harvester akan membantu efisiensi panen, terutama di wilayah sentra produksi padi. Dengan teknologi pemanen ini, waktu kerja petani dapat dipangkas dan kualitas gabah tetap terjaga meski pada kondisi lahan yang luas.

Ia menambahkan bahwa pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten tetap melakukan pemantauan berkala terhadap penggunaan alat di lapangan. Pemantauan dilakukan untuk memastikan seluruh unit bantuan benar-benar digunakan sesuai peruntukannya dan tidak mangkrak.

Dinas Pertanian juga mewajibkan Brigade Pangan melaporkan aktivitas penggunaan alat melalui dokumentasi dan data musiman. Laporan tersebut menjadi dasar evaluasi agar bantuan yang diberikan berdampak nyata pada peningkatan hasil produksi padi.

Sebagai langkah antisipasi, Jayadikarta meminta agar kelompok penerima yang tidak mampu mengoperasikan alat secara optimal melapor kepada dinas agar unit dapat dialihkan ke kelompok lain yang lebih membutuhkan dan siap memanfaatkannya. (ds)

baca juga ...  Lawfirm Scorpions Pertanyakan Perpanjangan Penahanan Meski Jalur Damai Sudah Ditempuh
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!