PALANGKA RAYA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan listrik untuk wilayah terdampak bencana banjir serta longsor di sejumlah wilayah Pulau Sumatera akan segera didistribusikan.
Bencana alam tersebut melanda beberapa provinsi, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, menyebabkan akses transportasi darat di lokasi menjadi terputus.
Hal ini disampaikan Bahlil saat diwawancarai awak media usai membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Partai Golkar Kalimantan Tengah (Kalteng) di Swiss Belhotel Danum Palangka Raya, Sabtu, 29 November 2025.
Bahlil, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan PLN dan Pertamina untuk mengatasi hambatan logistik di lapangan.
“Setelah ini kami Kementerian ESDM, saya juga mungkin dalam waktu dekat ketika akses sudah bisa, kami akan masuk ke sana bersama PLN maupun Pertamina. Saya sudah koordinasi tadi pagi untuk logistik,” kata Bahlil.
Ia mengakui adanya kelangkaan pasokan BBM di lokasi bencana akibat akses darat yang terhambat. Pihaknya sedang mengupayakan pengiriman via jalur laut, meskipun terkendala faktor cuaca.
“Kita minyaknya disana berkurang karena akses terputus jadi kapal kita sekarang lagi lewat laut cuaca memang tidak bersahabat,” jelasnya.
Untuk masalah kelistrikan, Bahlil menyebutkan solusi pengiriman melalui udara sedang diupayakan.
“Untuk lampu sekarang sudah sebagian tiba di Medan lagi disusun kemudian untuk diantar pakai helikopter ke lokasi-lokasi dimana daerah yang terjadi longsor,” pungkasnya.
(Syauqi)












