PALANGKA RAYA – Fungsi tangkapan air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sebangau dilaporkan menurun drastis, memicu bencana banjir yang berdampak serius pada aspek sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.
Kondisi ini menempatkan DAS Sebangau sebagai wilayah prioritas yang memerlukan pemulihan daya dukung lingkungan.
Permasalahan tersebut menjadi isu penting yang perlu mendapat perhatian serius dalam pengelolaan DAS Sebangau.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng, Leonard S. Apung, menyampaikan hal ini saat membuka Acara Konsultasi Publik dan Pembahasan Laporan Akhir Penyusunan Rencana Pengelolaan DAS Sebangau Tahun 2025.
“Permasalahan fungsi daerah menurunnya tangkapan air di wilayah DAS Sebangau telah memicu banjir yang berdampak pada aspek sosial dan ekonomi masyarakat,” kata Leo, Senin, 1 Desember 2025, di Aula Dinas Kehutanan Kalteng.
Menurut Leonard, DAS Sebangau tergolong sebagai DAS yang perlu dipulihkan daya dukungnya, mengingat masih terdapat berbagai permasalahan lingkungan dan sosial yang menjadi kendala dalam upaya pengelolaan secara menyeluruh.
DAS Sebangau memiliki karakter yang kompleks akibat beragam aktivitas di dalamnya, seperti transportasi air, keberadaan Taman Nasional Sebangau, permukiman, perkebunan, serta jaringan kanal bekas program satu juta hektare.
“Keunikan ini menuntut pengumpulan dan kurasi data yang akurat agar rekomendasi dalam Penyusunan Rencana Pengelolaan DAS Sebangau dapat dirumuskan secara tepat,” ujarnya.
Melalui penyusunan rencana pengelolaan ini, diharapkan dapat diidentifikasi penyebab permasalahan, serta dirumuskan solusi yang tepat untuk pengelolaannya.
“Dokumen ini perlu menggambarkan karakteristik DAS Sebangau secara tepat. Oleh sebab itu, data dan informasi yang relevan harus dilengkapi dan divalidasi dalam pertemuan ini,” tegas Leo.
Tujuannya, agar dokumen yang dihasilkan benar-benar menjadi acuan bersama bagi penyelarasan pembangunan di tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten.
Penyusunan dan penetapan Rencana Pengelolaan DAS ini merupakan salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) Dinas Kehutanan Kalteng, dalam mendukung pencapaian visi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng melalui misi pembangunan infrastruktur yang merata dan berkeadilan, untuk meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi berbasis lingkungan.
(Syauqi)












