Komisi II Sidak Lokasi Penumpukan Sampah di Jalan Sawit Raya Sampit, Tegaskan Penanganan Cepat

NARDI/BERITASAMPIT - Anggota Komisi II saat meninjau lokasi penumpukan sampah di Jalan Sawit Raya Sampit.

SAMPIT – Komisi II DPRD Timur (Kotim) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi penumpukan sampah di Jalan Sawit Raya, Selasa 2 Desember 2025. Ketua Komisi II Akhyannoor hadir bersama Sekretaris Komisi Supian Hadi, serta anggota Hendra Sia dan Zainuddin. Mereka didampingi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Lurah Pasir Putih.

Kondisi yang mereka temukan di lapangan cukup memprihatinkan. Sampah menumpuk memanjang di pinggir jalan hingga menyerupai tempat pembuangan akhir. Penumpukan tersebut disebut sudah menyebabkan bau tidak sedap dan mengganggu aktivitas warga.

Akhyannoor menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa dibiarkan dan harus segera ditangani. Menurutnya, DLH perlu bergerak lebih cepat, termasuk berkoordinasi dengan Dinas PUPR/Bina Marga untuk menurunkan alat berat dalam proses penanganan darurat. 

“Kami mendorong supaya sampah ini segera dibersihkan. Pemkab harus serius menangani, jangan menunggu semakin parah,” tegasnya.

Belajar dari kondisi tersebut, Komisi II juga menilai perlunya pembangunan Depo Sampah 3R (Reuse, Reduce, Recycle) di daerah itu. Akhyannoor menyebut pembangunan depo sampah sangat mendesak, dan harus menjadi prioritas pada tahun anggaran 2026. 

Hendra Sia menambahkan bahwa Sawit Raya hingga kini belum memiliki depo sampah, sehingga wajar jika permasalahan terus berulang.

Lokasi yang jauh dari depo, yaitu yang terdekat di Jalan Pelita Sampit berjarak sekitar 7 kilometer, jarak yang hampir sama dengan TPA di Km14 Jenderal Sudirman.

“Ini skala prioritas. Kita dorong depo dibangun di sini karena depo ada di kawasan dalam kota semua,” ujarnya.

Komisi II meminta sinergi semua pihak, termasuk perusahaan besar sekitar lokasi, turut membantu penanganan melalui CSR, jangan hanya berinvestasi mencari keuntungan di daerah namun harus ada kontribusi dan kepedulian bagi lingkungan sekitar. (nardi)

baca juga ...  Dewan Minta Pemkab Kotim Inventarisir 20 Desa Terendam Banjir
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!