PANGKALAN BUN – Pasar Rakyat Palagan Sari yang lokasinya cukup strategis di belakang Taman Kota Manis Pangkalan Bun, kini keberadaannya Merana, hidup segan mati tak mau karena pengunjung semakin sepi, sehingga hampir seluruh kios yang terbuat dari keramik putih ini terlihat mubazir tidak ada yang menempati. Bahkan sejumlah kios kecil di luar samping bangunan pasar, kini tampak menyisakan rangka kayu yang kumuh.
Menurut sejumlah pedagang saat di konfirmasi Berita Sampit, Selasa 9 Desember 2025, sepinya para pembeli dikarenakan bermunculannya pedagang liar dipinggir jalan masuk ke arah Pasar Rakyat Palagan Sari.
“Tolong lah Pak, imbau pemerintah daerah atau DPRD untuk menutup para pedagang liar menuju ke pasar. Mereka seenaknya saja buka kios-kios yang dijualnya sama dengan di dalam pasar. Ada ayam ras, ikan tawar, dan semua sayuran, serta sembako lainnya,“ keluh Ibu Sari dan lainnya yang tersisa lima pedagang di pasar itu.
Sementar seorang pemilik kios diluar Pasar Rakyat Palagan Sari mengaku tidak ada larangan dari Pemkab Kobar dirinya membuka kios pinggir jalan menuju Pasar Rakyat. “Saya juga bayar pajak atau restribusi “, kata salah seorang pedagang, yang tidak mau disebut namanya.
Diketahui, Pasar Rakyat Palagan Sari di Kelurahan Madurejo Kecamatan Arut Selatan, diresmikan Bupati Kobar Hj. Nurhidayah, Rabu 27 Maret 2018 lalu, dengan sangat meriah berkat perjuangan Anggota DPR RI yang dananya bersumber dari APBN.
Pengamatan Berita Sampit, sepinya pembeli ke Pasar Rakyat tersebut, dikarenakan beberapa faktor, diantaranya maraknya pedagang yang membuka kios, banyaknya para pedagang Saik (Sayur dan Ikan) dan bahan sembako lainnya menggunakan mobil dan sepeda motor yang berkeliling ke Komplek Perumahan, dan kurangnya pengawasan dari dinas terkait.
Pasar Rakyat Palagan Sari, dibangun oleh Ir. H. Abdul Razak saat menjabat Bupati Kobar bekerjasama dengan H. Moneman Anggota DPRD Kobar. Alasan dibangunnya pasar tersebut antara lain agar memudahkan warga di sekitar Kelurahan Madurejo untuk belanja ke Pasar. (man)












