PALANGKA RAYA – Sebanyak 58 pebiliar, termasuk delapan atlet internasional asal Filipina, bersaing dalam Kejuaraan Billiar Gubernur Kalteng Cup 2025. Turnamen nine ball yang memperebutkan total hadiah fantastis senilai Rp 400 juta ini resmi dibuka pada Kamis, 11 Desember 2025, di GPS Billiar dan Cafe, Palangka Raya.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kalteng, Herson B. Aden, membuka langsung kejuaraan yang diklaim sebagai event biliar terbesar yang pernah diselenggarakan di Bumi Tambun Bungai tersebut.
Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kalteng, Agus Setiawan, menjelaskan bahwa turnamen ini menarik partisipasi luas. Selain delapan pebiliar internasional yang didominasi atlet Filipina, terdapat 21 pebiliar peringkat nasional dari berbagai provinsi, dan 29 pebiliar regional Kalimantan.
“Kejuaraan biliar ini merupakan bagian dari rangkaian Turnamen Olahraga Gubernur Cup 2025 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah,” ujar Setiawan.
Turnamen yang berlangsung hingga 14 Desember 2025 ini menjadi tolok ukur penting bagi kesiapan atlet lokal. Ajang ini juga berfungsi sebagai evaluasi kemampuan pebiliar Kalteng dan sarana persiapan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XIII tahun 2026 di Kabupaten Kotawaringin Barat.
Gubernur Kalteng dalam sambutan tertulisnya, yang dibacakan Herson Aden, menyampaikan kebanggaan pemerintah provinsi atas terselenggaranya kejuaraan berskala internasional ini. Kehadiran pemain asing dinilai menjadi bukti kesiapan daerah menyelenggarakan event olahraga besar.
“Ini adalah bukti nyata bahwa Kalteng memiliki potensi dan kesiapan untuk menyelenggarakan event-event olahraga besar yang mendunia,” kata Herson.
Ia menambahkan, biliar kini bukan sekadar hobi, melainkan cabang olahraga yang menuntut strategi, ketenangan, fokus, dan presisi. “Melalui kejuaraan ini, kita berharap dapat menjadi ajang untuk menguji kemampuan atlet-atlet terbaik di level internasional,” lanjutnya.
Melihat antusiasme peserta, Herson juga mengisyaratkan bahwa Pemerintah Provinsi akan berupaya mengagendakan kembali turnamen serupa pada tahun 2026.
Gubernur berpesan kepada semua peserta untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas, kejujuran, dan semangat juang yang tinggi, sambil tetap menjaga kebersamaan dan persahabatan selama turnamen berlangsung.
Hadir dalam acara pembukaan tersebut antara lain Ketua POBSI Kalteng Agus Setiawan, Ketua Harian KONI Kalteng Hasanuddin Noor, serta sejumlah Kepala Dinas di lingkungan Pemprov Kalteng.
(Syauqi)












