Bapenda Sebut PBJT Jadi Penopang PAD

IST/BERITASAMPIT - Kepala Bidang Pelayanan dan Pendataan Pajak Daerah Bapenda , Erni Anitasari.

– Aktivitas ekonomi sehari-hari masyarakat, mulai dari makan di rumah makan hingga menginap di hotel, terbukti menjadi penopang penting Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten setelah realisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) menembus angka Rp7,16 miliar hingga November 2025.

Capaian tersebut disampaikan Kepala Bidang Pelayanan dan Pendataan Pajak Daerah Bapenda , Erni Anitasari, mewakili Kepala Bapenda Zulkadri, Minggu 14 Desember 2025. Dari target PBJT sebesar Rp7,99 miliar lebih, realisasi yang dicapai telah menyentuh 89,66 persen dan menunjukkan kinerja penerimaan pajak yang konsisten.

Erni menjelaskan, PBJT bersumber dari berbagai aktivitas jasa yang dekat dengan kehidupan masyarakat, khususnya sektor kuliner. Pajak atas jasa makanan dan minuman di restoran, rumah makan, hingga kafe menjadi kontributor utama seiring tumbuhnya usaha dan meningkatnya mobilitas warga.

Menurutnya, setiap transaksi makan dan minum yang dilakukan masyarakat secara otomatis mengandung unsur pajak daerah. Jika dikelola secara profesional dan transparan, potensi penerimaan dari sektor ini dinilai sangat besar untuk menopang keuangan daerah.

Selain kuliner, sektor perhotelan juga memberi andil yang tidak kecil terhadap PBJT. Aktivitas penginapan yang terus bergerak, terutama akibat kunjungan tamu dari luar daerah dan padatnya agenda kegiatan di , membuat sektor ini tumbuh relatif stabil.

Tak hanya itu, jasa parkir di kawasan dengan intensitas perdagangan dan kunjungan masyarakat yang tinggi turut memperkuat penerimaan PBJT. Sektor ini dinilai mampu memberikan kontribusi nyata karena langsung bersentuhan dengan aktivitas ekonomi harian.

Erni menegaskan, PBJT memiliki karakter yang cenderung tahan terhadap fluktuasi ekonomi. Selama aktivitas konsumsi masyarakat tetap berjalan, penerimaan dari pajak ini akan terus mengalir dan menjadi fondasi penting bagi pemerintah daerah dalam mendukung pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik. (denny)

baca juga ...  Persempit Ruang Gerak Radikalisme, Ditpolairud Polda Kalteng Gencarkan Patroli Dialogis
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!