PALANGKA RAYA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Tengah melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 23-25 Desember 2025.
BMKG mengimbau masyarakat agar mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir, kilat, dan angin kencang di hampir seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
Kepala BMKG Kalimantan Tengah, Agung Sudiono Abadi, menyampaikan bahwa sejumlah kabupaten dan kota berpotensi terdampak, di antaranya Kabupaten Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Sukamara, Lamandau, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, serta Kota Palangka Raya.
“Secara umum level peringatan berada pada kategori waspada. Namun masyarakat diharapkan tetap berhati-hati terhadap dampak cuaca ekstrem,” ucapnya, Selasa 23 Desember 2025.
BMKG juga mencatat adanya potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus yang dapat memicu hujan lokal intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat, serta berpotensi menimbulkan angin kencang maupun angin puting beliung.
“Selain itu, masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir dan perairan selatan Kalimantan Tengah diimbau untuk memperhatikan kondisi gelombang laut yang diperkirakan mencapai 0,5 hingga 1,5 meter dengan kategori rendah hingga sedang,” tambahnya.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya genangan air, banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang akibat cuaca buruk.
“Selain itu berharap masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026. Semoga cuaca tetap aman dan kondusif, sehingga perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan dengan lancar. Kami mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG,” lanjutnya.
Sebagai tambahan Prakiraan Cuaca Sejumlah Wilayah di Kalteng (Berlaku Kamis, 25 Desember 2025) BMKG memprakirakan kondisi cuaca di beberapa daerah Kalimantan Tengah didominasi cerah berawan hingga berawan tebal, dengan potensi hujan lokal di sejumlah wilayah.
“Suhu udara diperkirakan berkisar antara 23 hingga 32 derajat Celsius, dengan kecepatan angin antara 4 hingga 12 kilometer per jam dan kelembaban udara mencapai 65 hingga 100 persen. BMKG kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat, terutama pada pagi hingga malam hari,” ungkapnya. (yud)












