Diminta Cermat Kelola Anggaran di Tengah Penurunan ADD 2026

DENNY/BERITASAMPIT - Bupati , H Ahmad Rifa'i.

– Penurunan struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 menjadi tantangan bagi pemerintah , sehingga pengelolaan anggaran dituntut semakin cermat, terukur, dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Bupati H Ahmad Rifa'i menegaskan hal tersebut saat memberikan arahan kepada Penjabat Kepala , Badan Permusyawaratan (BPD), serta jajaran , Jumat 2 Januari 2026. Ia meminta seluruh unsur mampu memaksimalkan anggaran yang tersedia meski nilainya tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Bupati, setiap rupiah anggaran harus ditempatkan secara tepat sasaran dan berbasis prioritas. Ia menekankan bahwa penurunan APBD 2026 berdampak langsung pada berkurangnya Alokasi Dana (ADD), sehingga perencanaan belanja tidak boleh dilakukan secara serampangan.

Rifa'i menjelaskan, dalam kondisi tersebut ADD harus difokuskan untuk kebutuhan yang bersifat wajib, seperti penghasilan tetap kepala dan perangkat , tunjangan BPD, insentif RT dan RW, serta biaya operasional agar roda pelayanan publik tetap berjalan.

Sementara itu, Dana diarahkan untuk mendukung program strategis yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Program tersebut meliputi penanggulangan kemiskinan, Bantuan Langsung Tunai (BLT), pencegahan stunting, penguatan ketahanan pangan, hingga pengembangan Koperasi Merah Putih di tingkat .

Selain pengelolaan anggaran, Bupati juga menaruh perhatian pada ketertiban administrasi . Ia meminta para kepala melalui camat masing-masing untuk memfasilitasi percepatan penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBDes) agar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Rifa'i berharap, meskipun anggaran mengalami penurunan, kualitas pelayanan dan pembangunan tidak ikut menurun. Dengan perencanaan yang matang, disiplin anggaran, serta fokus pada kebutuhan riil masyarakat, diyakini tetap mampu bergerak maju di tengah keterbatasan fiskal. (denny)

baca juga ...  Disbudporapar Pulang Pisau Dorong Pelestarian Budaya-Bangun Karakter Generasi Muda
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!