SAMPIT – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dimaknai sebagai ajang evaluasi sekaligus penguatan komitmen pembangunan yang lebih merata hingga ke wilayah pelosok.
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kotim, Angga Aditya Nugraha, menegaskan bahwa pembangunan yang selama ini telah berjalan harus terus dilanjutkan dan ditingkatkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya di sektor pelayanan dasar.
Menurutnya, pemerataan pembangunan di bidang kesehatan dan pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian serius, mengingat luasnya wilayah Kotim dengan kondisi geografis yang beragam.
“Peringatan HUT ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk mengevaluasi apa yang sudah dicapai dan memastikan program pembangunan ke depan lebih tepat sasaran,” ujarnya, Rabu 7 Januari 2026.
Angga menilai, secara umum pembangunan dan infrastruktur di Kotim telah menunjukkan kemajuan yang cukup baik. Namun, kesinambungan program harus tetap dijaga agar hasil pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan.
“Di usia ke-73 ini, harapannya Kotim semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera, tanpa ada ketimpangan antara wilayah kota dan pelosok,” katanya.
Ia mengungkapkan sektor kesehatan masih menjadi salah satu bidang yang membutuhkan perhatian lebih. Tantangan pemerataan layanan kesehatan dinilai masih cukup besar, terutama di daerah terpencil.
Angga menegaskan, masyarakat di wilayah pelosok berhak mendapatkan layanan kesehatan yang setara dengan masyarakat di perkotaan. Karena itu, pemenuhan dan pemerataan tenaga kesehatan menjadi prioritas utama.
“Ke depan, fokus kita adalah memastikan ketersediaan tenaga perawat dan bidan agar pelayanan kesehatan bisa menjangkau seluruh wilayah Kotim,” jelasnya.
Secara khusus, ia juga menyoroti kondisi wilayah utara Kotim yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan layanan kesehatan. Ia menyebut masih terdapat puskesmas pembantu (pustu) yang belum beroperasi secara optimal.
Angga berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat. Ia optimistis, HUT ke-73 Kotim menjadi momentum untuk menghadirkan pembangunan yang lebih inklusif dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat. (nardi)












