Program P3-TGAI Dongkrak Produktivitas Petani, Warga Lampuyang Apresiasi Kinerja DPR RI

IST/BERITA SAMPIT - Program P3-TGAI di Lampuyang.

SAMPIT – Warga Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Timur (Kotim), menyampaikan apresiasi atas Program Percepatan dan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang dinilai sangat membantu sektor pertanian di wilayah tersebut.

Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Anggota DPR RI, Muhammad Syauqie, yang telah merealisasikan program irigasi tersebut di Lampuyang, Senin (26/1/2026).

Sekretaris Lampuyang, Rahmat, mengatakan program P3-TGAI memberikan dampak nyata bagi para petani, terutama dalam mengatur ketersediaan air untuk pola tanam.

“Kami ucapkan terimakasih kepada bapak Muhammad Sauqie yang telah merealisasikan beberapa program P3-TGAI di kami,” kata Rahmat.

Rahmat menyebut ada sebanyak enam kelompok tani yang mendapat program pembuatan irigasi, ia berharap kedepan program itu ditambah lagi.

“Kami berharap pastinya, tahun ini dan tahun berikutnya lagi program ini tetap berlanjut,” ungkapnya.

Ia berharap agar kedepan program pertanian dapat ditambah lagi agar para pertanian di Lampuyang semakin maju dan para petani semakin mudah dalam mengelola pertanian.

“Dan program lainnya dapat ditambah,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya bahwa para petani menyampaikan keluhan dan apresiasi mereka kepada Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, bahwa air sangat penting untuk mendukung pertumbuhan padi. Menurutnya jika air bisa diatur dan tidak semata-mata mengharapkan hujan, maka hasil panen maka lebih maksimal.

“Yang penting ada air, petani hisa mengelola pola tanam. Saat ini setahun sudah bisa tiga kali panen, tidak berpatokan kepada bulan lagi,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Abdul Hafid menegaskan komitmennya untuk menjadikan kebutuhan petani sebagai prioritas dalam pembahasan anggaran dan program di Komisi IV DPRD Kalteng. Ia mengatakan tidak hanya menyuarakan, tetapi juga melakukan tekanan dan pengawasan ketat terhadap eksekutif terkait.

“Keluhan dan Kebutuhan petani adalah panduan. Ini adalah tugas kami untuk menyampaikan dan mengawal agar kebutuhan para petani bisa terpenuhi,” pungkasnya.

(UTOMO)

baca juga ...  Keluhan Harga Sawit Turun Drastis, Wakil Bupati Kotim Akan Sampaikan Aspirasi ke Gubernur Kalteng
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!