PALANGKA RAYA – Warga Desa Kandris, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur, mengusulkan pembangunan tower sinyal kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah karena kondisi jaringan telekomunikasi di wilayah tersebut dinilai masih kurang memadai.
Aspirasi tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah IV, Purdiono, dalam Rapat Paripurna ke-11 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 sekaligus Rapat Paripurna ke-1 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, baru-baru ini.
Dalam paparannya, Purdiono menyampaikan bahwa pembangunan tower sinyal menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat Desa Kandris mengingat keterbatasan akses komunikasi yang masih dirasakan hingga saat ini.
Selain pembangunan tower sinyal, masyarakat Desa Kandris juga mengusulkan berbagai program pembangunan lainnya. Aspirasi tersebut meliputi bantuan pupuk untuk perkebunan sawit, bantuan pupuk untuk tanaman kakao atau cokelat, serta bantuan alat berat excavator untuk menggarap lahan pertanian masyarakat. Masyarakat juga mengusulkan dan mendukung pembangunan pabrik karet.
Di bidang infrastruktur dan layanan dasar, warga mengusulkan pembuatan sumur untuk kemudahan mendapatkan air bersih, perbaikan ruas jalan Tamiang Layang-Ampah, serta pembangunan tempat pembuangan sampah.
Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pembangunan lapangan voli dan lapangan bulu tangkis di Desa Uwak, serta bantuan insentif bagi penghulu dan mantir adat.
Purdiono menjelaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan merupakan hasil dari pertemuan, dialog, wawancara, serta komunikasi aktif antara Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dengan konstituen dan masyarakat di daerah pemilihan.
“Sebagai hasil dari pertemuan, dialog, wawancara, dan komunikasi secara aktif dengan konstituen serta masyarakat secara luas,” ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat secara terbuka dan jujur menyampaikan berbagai harapan terkait peningkatan pembangunan di wilayah mereka, khususnya pembangunan yang dinilai penting dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Masyarakat dengan lugas, jujur, dan terbuka menyampaikan berbagai harapan untuk peningkatan pembangunan di daerahnya, khususnya berkaitan dengan pembangunan yang sangat penting dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara umum,” katanya.
Diketahui, aspirasi tersebut merupakan hasil pelaksanaan reses Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 yang berlangsung pada 2 hingga 9 November 2025 di masing-masing daerah pemilihan.
(Sya'ban)












