Harga Daging Sapi di Pasar Besar Stabil, Dipatok Rp140 Ribu Per Kilogram

SYAHYUDI/BERITASAMPIT - Suasana lapak pedagang daging sapi di Pasar Besar .

– Harga daging sapi di Pasar Besar terpantau masih stabil menjelang bulan suci Ramadan. Pedagang menyebut, hingga saat ini belum ada kenaikan harga yang signifikan.

Salah satu pedagang daging sapi lokal di Pasar Besar , Hj Faridah, mengatakan harga daging masih berada pada kisaran normal. Namun, diperkirakan kenaikan baru akan terjadi mendekati hari besar keagamaan.

“Kalau sekarang belum ada kenaikan, harga masih tetap. Biasanya mulai naik H-3 atau H-4 menjelang Ramadan atau lebaran, karena ongkos dari sananya juga ikut naik,” ucapnya, Kamis 5 Februari 2026.

Apabila terjadi kenaikan, nilainya tidak akan terlalu tinggi, pedagang juga mempertimbangkan daya beli masyarakat.

“Paling dari yang biasa Rp140 ribu perkilo, naik sedikit jadi Rp150 ribu atau Rp160 ribu. Kasihan juga masyarakat mau lebaran. Sekarang masih di posisi Rp140 ribu, masih normal,” tambahnya.

Kenaikan harga umumnya dipengaruhi biaya operasional dan distribusi, termasuk ongkos angkut. Namun pedagang berupaya agar kenaikan tetap dalam batas wajar.

“Selain itu pedagang lokal keluhkan maraknya daging impor dan beku selain persoalan harga,  keluhan terkait maraknya peredaran daging impor atau daging beku di pasaran yang dijual bebas tanpa wadah khusus,” lanjutnya.

Kondisi ini membuat pedagang lokal kesulitan bersaing karena daging impor dijual di bawah harga standar daging lokal.

“Kami pedagang lokal ini sudah capek mengimbangi harga dengan daging beku atau daging impor. Mereka jual di bawah standar lokal, tapi kualitasnya disamakan,” tuturnya.

Selain itu juga masyarakat umumnya tidak mengetahui perbedaan daging lokal segar dengan daging beku yang telah dicairkan, karena tampilannya sekilas hampir sama.

“Masyarakat tahunya yang murah. Padahal ada daging beku yang dikeluarkan dari pendingin sore hari, lalu dijual lagi dini hari. Kalau tidak teliti, susah membedakan,” ungkapnya. (yud)

baca juga ...  Disperindag Kalteng Awasi Pasar, Pastikan Gula Rafinasi Tak Beredar untuk Konsumsi Masyarakat
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!