SAMPIT – Kwartir Ranting (Kwaran) Gerakan Pramuka Baamang melaksanakan kegiatan Kemah Bakti Pramuka ke-3 Kecamatan Baamang Tahun 2026. Kegiatan ini digelar selama tiga hari, sejak Kamis hingga Sabtu, 5–7 Februari 2026, bertempat di lahan Jalan Tjilik Riwut, kawasan PJU Terowongan Nur Mentaya, Kelurahan Baamang Hulu, Kotawaringin Timur (Kotim).
Ketua Panitia Kemah Bakti, Rudi Setiawan, mengatakan kegiatan tersebut diikuti oleh peserta Pramuka Penggalang dan Penegak yang berasal dari gugus depan di lingkungan Kecamatan Baamang.
Selain perkemahan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyematan Brevet Pramuka Peduli serta pengukuhan Pengurus Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus).
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat pembinaan kepramukaan di tingkat gugus depan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial dan kebersamaan di kalangan anggota Pramuka,” ujar Rudi Setiawan.
Rudi yang juga menjabat sebagai Lurah Baamang Hulu berharap, seluruh peserta dan pengurus Pramuka di Kecamatan Baamang dapat terus menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan dalam menjalankan aktivitas kepramukaan.
Adapun Pengurus Mabigus yang dikukuhkan dalam kegiatan tersebut berasal dari 10 satuan pendidikan, yakni SDN 3 Baamang Tengah, SDN 7 Baamang Hilir, SDN 1 Baamang Barat, SDN 3 Baamang Hulu, SMPN 11 Sampit, SMP IT Alighar Sampit, SMPN Satap 1 Baamang, MI Salafiyah Baamang, SD Global Nasional Plus Sampit, serta SMP Global Nasional Plus Sampit.
Sementara itu, Ketua Harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kotim Jusman dalam sambutannya saat membuka kegiatan sekaligus mengukuhkan pengurus Mabigus, menegaskan bahwa perkemahan merupakan sarana penting dalam pendidikan kepramukaan.
“Perkemahan adalah kegiatan di alam terbuka untuk mempraktikkan ilmu kepramukaan, mengembangkan kemandirian, keterampilan bertahan hidup, kerja sama tim, serta membentuk karakter peserta melalui berbagai aktivitas,” kata Jusman.
Ia juga berharap, pengurus Mabigus yang telah dikukuhkan dapat lebih bersemangat dalam melakukan pembinaan dan pengembangan kegiatan kepramukaan di gugus depan masing-masing, sehingga Pramuka terus menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda. (Nardi)












