PALANGKA RAYA – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Junaidi, menyoroti pentingnya optimalisasi fungsi jembatan timbang di ruas Jalan Trans Kalimantan, Kabupaten Kapuas. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut sangat strategis untuk memastikan kendaraan angkutan logistik tidak melebihi batas tonase.
“Saya sudah melihat langsung ke lapangan dan berkoordinasi dengan pengelola. Harapannya, fungsi jembatan timbang ini benar-benar dioptimalkan,”ucapnya, Senin 2 Maret 2026.
Jembatan timbang memiliki peran vital dalam mengawasi kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL). Jika pengawasan longgar, dampaknya bukan hanya pada kerusakan jalan, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
“Regulasi terkait pengawasan angkutan ODOL sebenarnya sudah jelas. Tinggal bagaimana pengawalan dan implementasinya di lapangan bisa berjalan konsisten dan tegas,” tambahnya.
Aturannya sudah ada. Sekarang tinggal komitmen dalam pengawasan dan penerapannya. Jembatan timbang ini mempermudah kontrol agar kendaraan tidak melanggar batas muatan.
“Optimalisasi pengawasan juga menjadi penting menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran. Volume kendaraan yang meningkat harus diimbangi dengan kondisi infrastruktur yang layak dan aman,” lanjutnya.
Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Kalau jalan terjaga dengan baik, anggaran perbaikan pun bisa lebih hemat.
“Dengan pengawasan yang maksimal, berharap kerusakan jalan akibat kendaraan bermuatan berlebih dapat ditekan, sekaligus menciptakan lalu lintas yang lebih tertib dan kondusif di wilayah Kalteng,” ungkapnya. (yud)












