Pemkab Kotim Disorot Soal Sidak Pasar, Warga Mengeluh Program Cetak Sawah Km 15 Gagal

IST/BERITASAMPIT - Ilustrasi program cetak sawah.

SAMPIT – Sidak pasar yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Kotim) beberapa waktu lalu menuai kritik dari sebagian masyarakat.

Mereka menilai pemerintah seharusnya lebih dulu meninjau langsung kondisi lahan pertanian yang dinilai gagal, khususnya di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Km 15 Sampit.

Sejumlah warga menyebut bahwa persoalan pertanian di wilayah tersebut lebih mendesak untuk disidak. Mereka mempertanyakan penyebab kegagalan pengelolaan lahan pertanian di lokasi tersebut.

“Semestinya yang disidak utama adalah kenapa pertanian Km 15 gagal total, baru kemudian sidak pasar. Kalau sidak di Km 15 akan terbongkar apa pemicu kegagalannya,” ujar salah satu warga, Kamis 5 Maret 2026.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotim Yephi Hartady P menjelaskan bahwa lahan yang dimaksud di Jenderal Sudirman Km15 merupakan bagian dari program Cetak Sawah Rakyat yang sumber pendanaannya berasal dari pemerintah pusat.

Ia mengakui dalam pelaksanaan program tersebut sempat terjadi keterlambatan. Namun demikian, menurutnya saat ini proses pengolahan lahan telah selesai dilaksanakan.

“Jika yang dimaksud adalah cetak sawah di Km 15 Jalan Jenderal Sudirman Sampit, itu merupakan program Cetak Sawah Rakyat dengan sumber dana dari pemerintah pusat. Memang sempat ada keterlambatan, tetapi sekarang lahannya sudah selesai diolah,” jelas Yephi.

Ia juga menyebutkan bahwa luas lahan yang dikerjakan dalam program tersebut mencapai sekitar 35 hektare. Diharapkan lahan itu nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan pertanian.

Sebelumnya Wakil Bupati Kotim Irawati melakukan sidak ketersediaan bahan pokok di pasar PPM Sampit menjelang Bulan Ramadan dan awal Ramadan, dari hasil sidak bahwa sejumlah komoditi disebut mengalami kelangkaan lantaran terkendala distribusi dari luar pulau akibat gelombang tinggi. Namun hal ini tidak mempengaruhi harga dipasaran yang relatif masih stabil. (Nardi)

baca juga ...  Empat Camat Dilantik Bupati Kotim
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!