Dishub Kotim Perkirakan Lonjakan Penumpang Arus Mudik Capai 50 Persen

NARDI/BERITASAMPIT - Suasana arus mudik di Terminal Patih Rumbih Sampit.

SAMPIT – Dinas Perhubungan Kabupaten (Kotim) akan membuka posko pelayanan angkutan Lebaran di Terminal Patih Rumbih mulai H-7 Idulfitri atau pada 13 Maret 2026.

Kepala Dinas Perhubungan Kotim, Raihansyah, mengatakan pembukaan posko tersebut merupakan hasil koordinasi bersama Polres Kotim serta mengikuti petunjuk dari pemerintah pusat.

Untuk potensi lonjakan penumpang di terminal Raihansyah memperkirakan peningkatannya tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya yaitu sekitar 50 persen.

“Kalau berkaca dari data tahun lalu, kenaikan sekitar 40 sampai 50 persen. Namun untuk 2026 kita lihat juga kondisi ekonomi masyarakat. Kalau ekonomi datar kemungkinan lonjakan tidak terlalu tinggi,” ujarnya.

“Posko akan dibuka H-7, yaitu tanggal 13 Maret 2026. Karena kewenangan kami ada di angkutan terminal, maka posko Dishub berada di Terminal Patih Rumbih,” ujarnya, Senin 9 Maret 2026.

Ia menjelaskan, posko tersebut bertujuan untuk memastikan kelancaran arus mudik maupun arus balik Lebaran, terutama bagi penumpang angkutan darat yang berangkat dari terminal tersebut.

Terminal Patih Rumbih sendiri melayani perjalanan antardaerah hingga tujuan luar provinsi, termasuk rute menuju Pontianak, sehingga pengawasan terhadap arus penumpang dinilai cukup penting.

“Di posko itu kami fokus pada kelancaran penumpang, keamanan, kenyamanan, dan juga pendataan penumpang. Data ini penting bagi kami untuk bahan evaluasi dan pengembangan terminal ke depan,” jelasnya.

Selain itu, Dishub Kotim juga akan melaksanakan kegiatan ramp check terhadap kendaraan angkutan umum yang beroperasi selama masa mudik.

Raihansyah menyebutkan ramp check tidak hanya dilakukan sekali, tetapi dijadwalkan berlangsung selama periode arus mudik hingga arus balik.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas dan BNN. Insyaallah ramp check akan dilakukan beberapa kali selama masa mudik dan arus balik,” katanya.

baca juga ...  Berbagi Berkah, Ditpolairud Bagikan Takjil bagi Masyarakat Pesisir Sungai Mentaya

Pemeriksaan tersebut tidak hanya menyasar kondisi kendaraan, tetapi juga para sopir untuk memastikan keselamatan penumpang selama perjalanan.

Sementara itu, Dishub Kotim juga memantau aktivitas transportasi sungai yang melayani rute penyeberangan seperti Sampit menuju Pagatan, , II, hingga Mendawai.

Menurut Raihansyah, angkutan taksi air atau kelotok tersebut masih relatif stabil dan belum menunjukkan peningkatan signifikan menjelang mudik.

“Untuk jalur sungai ini juga kewenangan kami melalui UPTD dermaga yang menangani penyeberangan antar sungai dan danau,” katanya.

Meski begitu, pihaknya tetap melakukan pengawasan serta pemeriksaan terhadap perahu maupun pengemudi yang melayani penyeberangan tersebut.

“Kami juga melakukan ramp check terhadap perahu atau kelotok yang melayani penyeberangan sungai dan danau, termasuk memeriksa para pengemudinya,” pungkasnya. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!