KUALA KAPUAS – Kelengkapan data menjadi faktor utama dalam menentukan lolos tidaknya usulan program daerah, khususnya di sektor pertanian. Hal ini disampaikan Asisten II Setda Kabupaten Kapuas, Kusmiatie, saat menyoroti kesiapan usulan kegiatan untuk Tahun Anggaran 2026.
Pernyataan tersebut disampaikannya usai mengikuti Zoom Meeting sosialisasi dan inventarisasi usulan kegiatan pemerintah daerah bersama kementerian terkait di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas.
Menurut Kusmiatie, setiap usulan yang diajukan harus didukung data yang lengkap, baik secara administratif maupun teknis, agar dapat memenuhi standar verifikasi dari pemerintah pusat.
“Data menjadi penentu. Kalau tidak lengkap, usulan kita bisa saja tidak diproses lebih lanjut,” ujarnya, Sabtu 4 April 2026.
Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, terutama yang menangani sektor pertanian, untuk segera mempercepat pengumpulan data di lapangan.
Pengumpulan tersebut mencakup data detail, termasuk titik koordinat lokasi kegiatan yang akan diusulkan, sehingga dapat menggambarkan kondisi riil secara akurat.
Kusmiatie juga mengingatkan pentingnya peran penyuluh lapangan dalam membantu proses pendataan, agar informasi yang dihimpun benar-benar sesuai dengan kebutuhan di masing-masing wilayah.
“Segera turunkan penyuluh untuk memastikan data di lapangan valid. Setelah itu kita koordinasikan bersama sebelum diajukan,” tegasnya.
Ia berharap, dengan kesiapan data yang matang, usulan Pemerintah Kabupaten Kapuas dapat memenuhi kriteria yang ditetapkan dan berpeluang mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat, khususnya dalam pengembangan dan rehabilitasi jaringan irigasi. (denny)












