Bukan Lagi Soal SDA, Alimudin Kolatlena Sebut Visi SDM Gubernur Maluku adalah Kunci Daya Saing

Anggota DPR RI Dari Fraksi Gerindra Dapil Maluku Alimudin Kolatlena.

JAKARTA— Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Alimudin Kolatlena, berkomitmen memperkuat sektor pendidikan Maluku di tingkat , sebagai langkah strategis dalam mendongkrak kembali daya saing daerah yang selama ini terhambat.

Hal ini menyusul pernyataan strategis Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa yang menetapkan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai pilar utama transformasi daerah.

Alimudin menilai, komitmen Gubernur yang mengedepankan pendidikan adalah jawaban atas tantangan fundamental yang selama ini menghambat daya saing Maluku.

Pendidikan: Investasi Jangka Panjang Maluku

Gubernur Hendrik Lewerissa sebelumnya menegaskan bahwa Maluku tidak bisa lagi bergantung hanya pada narasi kekayaan alam tanpa mempersiapkan manusia yang mengelolanya.

“Pembangunan pendidikan merupakan kunci utama. Tidak ada cara lain untuk meningkatkan kualitas SDM Maluku selain melalui pendidikan yang bermutu,” tegas Gubernur Hendrik.

Bagi Alimudin Kolatlena, pernyataan Gubernur ini adalah instruksi moral bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk para wakil rakyat di Senayan, untuk memastikan kebijakan pusat berpihak pada peningkatan literasi dan kompetensi di Provinsi tersebut.

Melampaui Kekayaan Alam (Resource-Based ke Knowledge-Based)

Selama ini, publik sering kali terpaku pada potensi SDA Maluku yang melimpah, seperti, Sektor Maritim, sektor agraris, kejayaan rempah-rempah yang mendunia.

Selain itu, sektor Energi, potensi blok gas dan pertambangan.
Namun, Gubernur Hendrik Lewerissa mengingatkan adanya paradigma shift (pergeseran paradigma).

Potensi terbesar daerah sebenarnya bukan tersimpan di dalam tanah atau di bawah laut, melainkan pada kapasitas intelektual masyarakatnya.

Peran Strategis Alimudin Kolatlena di DPR RI

Sebagai kader Gerindra yang berada dalam satu garis komando dengan visi besar pembangunan , Alimudin Kolatlena menekankan tiga poin penting dalam mengawal kebijakan ini yakni Advokasi anggaran guna memastikan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan non-fisik pendidikan untuk Maluku tepat sasaran.

baca juga ...  Kawal Visi Pro-Rakyat Presiden Prabowo, Kolatlena Desak Kemensos Benahi Akurasi DTSEN dan Perluas 'Sekolah Rakyat' di Maluku

Kedua, akses Beasiswa guna memperjuangkan perluasan jangkauan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) dan KIP Kuliah bagi putra-putri daerah di pelosok Maluku.

Tak kalah penting juga, kata Kolatlena, Vokasi Daerah, harus mendorong pemerintah pusat membangun lebih banyak pusat pelatihan kerja dan sekolah vokasi yang sesuai dengan karakteristik kelautan dan pertambangan Maluku.

Satu Frekuensi untuk Maluku Maju

“Saya seirama dengan Bapak Gubernur. Kita harus berhenti menempatkan manusia Maluku hanya sebagai penonton. Dengan pendidikan yang hebat, anak-anak Maluku akan menjadi subjek atau pemain utama yang mengelola tambang dan lautnya sendiri,” pungkas Alimudin Kolatlena.

Sinergi antara Gubernur Hendrik Lewerissa dan Alimudin Kolatlena di diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas, demi mewujudkan Maluku yang lebih sejahtera dan mandiri di masa depan.

(Adista)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!