SAMPIT – Sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus diperkuat seiring peresmian Puskesmas Mentaya Seberang dan pembangunan fisik bidang kesehatan tahun anggaran 2025, Kamis 23 April 2026.
Pj Sekda sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi, menyampaikan bahwa selain pembangunan gedung baru, pemerintah juga melakukan peningkatan pada beberapa puskesmas lainnya.
“Dilakukan peningkatan gedung di Puskesmas Mentaya Seberang, Puskesmas Parenggean 1, Puskesmas Parenggean 2, serta pembangunan Puskesmas Tumbang Kalang di Desa Gunung Makmur,” ujarnya.
Menurutnya, puskesmas memiliki peran vital sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan. Karena itu, pengembangannya harus disesuaikan dengan kondisi wilayah serta kebutuhan masyarakat setempat.
Ia menjelaskan, saat ini terdapat 21 puskesmas yang telah beroperasi di Kotim, terdiri dari 9 puskesmas perawatan dan 12 non perawatan yang tersebar di 17 kecamatan.
Meski tidak memiliki fasilitas rawat inap, puskesmas non perawatan tetap memberikan layanan one day care, terutama bagi ibu bersalin sebagai langkah awal sebelum dirujuk atau diperbolehkan pulang.
“Dengan adanya tambahan Puskesmas Tumbang Kalang, jumlah puskesmas di Kotim nantinya menjadi 22 unit,” jelasnya.
Pemerintah daerah, lanjut Umar, berkomitmen terus menambah fasilitas kesehatan, khususnya di wilayah dengan jumlah penduduk tinggi maupun daerah yang aksesnya masih terbatas.
Upaya tersebut dilakukan untuk semakin mendekatkan layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat di seluruh wilayah Kotim. (Nardi)












