PALANGKA RAYA – Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di eks Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya disebut berjalan sesuai desain awal.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng, Juni Gultom, mengatakan proyek tersebut tetap berjalan meski di tengah efisiensi anggaran dan kenaikan harga bahan.
“Pembangunan tetap sesuai dengan desain awal,” ujarnya saat ditemui di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Jumat, 17 April 2026.
Ia menjelaskan, terdapat penyesuaian minor berupa penambahan elemen penghijauan untuk meningkatkan estetika kawasan.
“Hanya ada penambahan pohon agar tampil lebih hijau dengan estetika yang lebih membumi,” katanya.
Menurut Juni, progres pembangunan RTH tersebut saat ini telah mencapai sekitar 45 persen dan ditargetkan rampung pada akhir 2026.
“Sekarang sudah sekitar 45 persen, sisanya tinggal 55 persen lagi. Targetnya selesai akhir tahun ini,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan, peresmian RTH eks Disnakertrans berpotensi dilakukan bersamaan dengan RTH eks Gedung KONI Kalteng karena berada dalam satu kawasan Bundaran Besar.
“Mungkin bisa diresmikan bersamaan karena menjadi satu kesatuan dengan Bundaran Besar,” katanya.
Sebagai informasi, pembangunan RTH di eks Gedung KONI Kalteng telah rampung pada akhir 2025 dengan anggaran sekitar Rp43 miliar. Sementara pembangunan RTH di eks Disnakertrans menelan anggaran sekitar Rp57 miliar.
(Sya'ban)












