Wagub Kalteng: Persaingan Kerja Kian Keras, Wisudawan Jangan Ciut

IST/BERITASAMPIT - Wakil Gubernur , Edy Pratowo, saat menyampaikan sambutan pada Wisuda Gelombang I Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran Program D1 Pertanian serta ground breaking UMPR Hall di Kampus 2 UMPR, , Kamis, 23 April 2026.

– Wakil Gubernur (Kalteng), Edy Pratowo, mengingatkan para wisudawan Universitas Muhammadiyah (UMPR) agar siap menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin ketat.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Wisuda Gelombang I Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran Program D1 Pertanian serta ground breaking UMPR Hall di Kampus 2 UMPR, , Kamis, 23 April 2026.

Dalam sambutannya, Edy menekankan bahwa tantangan dunia kerja kini semakin kompetitif, terutama di tengah era digitalisasi dan persaingan global.

“Persaingan lebih keras, tetapi jangan takut. Tidak ada yang tidak mungkin selama kita mau berusaha, berikhtiar, dan berdoa,” ujarnya.

Ia mengingatkan, lulusan perguruan tinggi dituntut mampu beradaptasi, berinovasi, serta berani menghadapi perubahan.

Selain itu, Edy juga menyoroti pentingnya kepekaan terhadap dinamika global yang berdampak pada ekonomi daerah, seperti kenaikan harga energi dan distribusi bahan bakar minyak (BBM).

Ia menyebut, Pemerintah Provinsi Kalteng bersama Polda dan Kodam Tambun Bungai telah membentuk tim khusus untuk mengawasi distribusi BBM guna mencegah penimbunan.

Di sisi lain, upaya pengendalian inflasi juga dilakukan melalui sidak pasar, pasar murah, serta penyaluran bantuan pangan.

Terkait kondisi iklim, ia mengungkapkan bahwa memprediksi musim kemarau tahun ini akan lebih kering dan panjang akibat fenomena El Nino.

Pemerintah pun telah menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta menggelar apel kesiapsiagaan.

Dalam kesempatan itu, Edy juga mengajak para lulusan untuk mengambil peran dalam pembangunan daerah, mengingat memiliki potensi sumber daya alam yang besar.

“Jangan hanya menjadi penonton, tetapi jadilah pelaku utama pembangunan di daerah sendiri,” tegasnya.

Ia menambahkan, bersama UMPR tengah menyiapkan Program D1 Pertanian yang menitikberatkan pada praktik, dengan komposisi 70 persen kegiatan lapangan dan 30 persen teori.

Selain itu, pemerintah daerah bersama Bank Kalteng juga menyiapkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus mahasiswa guna mendorong lahirnya wirausaha muda.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan peletakan batu pertama pembangunan UMPR Hall berkapasitas sekitar 7.000 orang dengan nilai investasi sekitar Rp51,4 miliar yang bersumber dari dana internal kampus.

Wagub mengapresiasi pembangunan tersebut dan berharap fasilitas ini dapat mendukung kegiatan akademik maupun publik di lingkungan UMPR ke depan.

(Sya'ban)

baca juga ...  Gubernur Agustiar Sabran: Lulusan UIN Palangka Raya Harus Jadi SDM Unggul dan Berkontribusi bagi Daerah
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!