DPRD Kotim Soroti Antrean Panjang BBM, Desak Kelancaran Suplai

NARDI/BERITASAMPIT - Anggota DPRD Kotim Hendra Sia.

SAMPIT – Antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Kota Sampit, Kabupaten (Kotim), mendapat sorotan dari DPRD Kotim. Komisi II DPRD Kotim meminta Pertamina tetap menjaga suplai BBM secara penuh agar tidak menimbulkan dampak lebih luas bagi masyarakat.

Anggota Komisi II DPRD Kotim, Hendra Sia, mengatakan ketersediaan BBM sangat berpengaruh terhadap berbagai sektor, terutama harga barang dan transportasi masyarakat.

“Yang pasti kami atas nama Komisi II berharap Pertamina tetap mempertahankan suplai penuh BBM di Kabupaten Kotim, karena ini sangat berpengaruh terhadap berbagai aspek, terutama harga barang dan transportasi,” ujarnya, Kamis 7 Mei 2026.

Ia berharap jangan sampai terjadi pembatasan distribusi yang justru membuat kondisi masyarakat semakin sulit di tengah situasi ekonomi saat ini.

“Kami berharap Pertamina tetap menyuplai penuh ke SPBU-SPBU, jangan sampai ada pembatasan yang membuat SPBU semakin berat dan masyarakat juga semakin kesulitan menjalani kehidupan mereka,” katanya.

Menurutnya, kenaikan harga BBM yang sudah terjadi saat ini seharusnya dibarengi dengan jaminan ketersediaan stok di lapangan agar masyarakat tidak semakin terbebani.

“Apalagi sekarang harga BBM sudah naik, otomatis kami mendorong agar suplai tetap seperti biasa,” tambahnya.

Hendra juga menegaskan bahwa persoalan antrean panjang tidak sepenuhnya dapat dibebankan kepada pihak SPBU apabila pasokan dari Pertamina memang berkurang.

“Memang itu tanggung jawab SPBU. Tapi kalau barang yang diberikan Pertamina sedikit, bagaimana SPBU bisa mempertanggungjawabkannya. Misalnya biasanya dikirim 10 ribu liter lalu hanya 5 ribu liter, itu yang bisa menjadi masalah,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, antrean panjang BBM dalam beberapa hari terakhir terjadi di sejumlah SPBU di Sampit. Kendaraan roda dua maupun roda empat tampak mengular hingga ke badan jalan.

Masyarakat juga mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM, bahkan pada pagi hari beberapa SPBU disebut sempat tutup sehingga warga terpaksa membeli BBM eceran dengan harga lebih mahal. (Nardi)

baca juga ...  Pemkab Kotim Gelar Turnamen Voli antar OPD
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!