Soal Antrean BBM di Kalteng Mengular, Pertamina: Terjadi Pengisian Bersamaan

SYA'BAN/BERITASAMPIT - Ratusan warga mendorong kendaraannya saat mengantre BBM di SPBU Jalan RTA Milono, , Kamis malam, 7 Mei 2026.

PT Pertamina (Persero) menyebut antrean panjang BBM yang terjadi di sejumlah wilayah (Kalteng), termasuk Kota dipicu tingginya masyarakat yang melakukan pengisian secara bersamaan.

Sales Area Manager Retail Pertamina Kalteng, Donny Prasetya, mengatakan pihaknya telah melakukan identifikasi terkait penyebab antrean mengular di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

“Setelah diidentifikasi mengapa antrean panjang, bahwa terjadi pengisian secara bersamaan itu yang menyebabkan antrean panjang, karena banyaknya permintaan,” ujarnya saat jumpa pers di Istana Isen Mulang, , Jumat, 8 Mei 2026.

Menurut Donny, tingginya permintaan terutama terjadi pada BBM jenis Pertamax. Untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi, Pertamina menambah pasokan Pertamax sebesar 10 hingga 15 persen dari kebutuhan normal harian.

“Sebagai antisipasinya kami sudah menambahkan yaitu 10 sampai 15 persen dari khususnya kebiasaan normal khususnya di Pertamax,” katanya.

Ia menyebut tingginya minat masyarakat terhadap Pertamax menunjukkan kebutuhan terhadap BBM berkualitas semakin meningkat di Kalteng.

“Kami lihat animo masyarakat Kalteng itu sangat membutuhkan minyak yang berkualitas yaitu Pertamax,” ucapnya.

Donny memastikan ketersediaan Pertalite di wilayah Kalteng dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. “Untuk Pertalite itu tersedia aman, jadi kami pastikan Pertalite juga aman,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan distribusi Pertamax saat ini telah ditingkatkan dari rata-rata normal 150 kiloliter (KL) per hari menjadi sekitar 205 KL per hari.

“Untuk Pertamax untuk saat ini kami menambah 10 sampai 15 persen yang dimana normalnya itu 150 KL perhari, saat ini kami tambah 205 KL perhari, itu salah satu upaya kami untuk menenangkan masyarakat Kalteng karena animonya terhadap BBM Pertamax itu tinggi,” jelasnya.

Pertamina juga memastikan stok Pertalite dan Pertamax dalam kondisi aman untuk beberapa hari ke depan. “Untuk stok kami tegaskan bahwa Pertalite dan Pertamax itu tersedia dari Pertamina itu enam sampai tujuh hari ke depan,” katanya.

Namun demikian, Donny menegaskan kondisi stok BBM bersifat dinamis karena distribusi terus berjalan. “Kami sampaikan kembali bahwa stok ini juga sifatnya dinamis dan akan berkesinabungan, bukan berarti enam hari akan habis, bukan begitu,” tuturnya.

Sementara itu, untuk BBM jenis Dexlite dan Pertamina Dex, ia menyebut kondisi stok tidak sepenuhnya sama dengan Pertalite dan Pertamax.

“Terkait Dexlite, Pertamina Dex, tidak serta merta sama seperti Pertalite dan Pertamax yang bertahan sampai tujuh hari ke depan itu untuk stok,” pungkasnya.

(Sya'ban)

baca juga ...  Gubernur Kalteng Tegaskan Pendidikan Jadi Pilar Utama, Generasi Pondasi Daerah
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!