SAMPIT – Perumdam Tirta Mentaya Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyampaikan informasi terkait potensi gangguan distribusi air bersih di sejumlah wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Baamang mulai Senin 11 Mei 2026.
Gangguan layanan tersebut berkaitan dengan pekerjaan interkoneksi jaringan distribusi yang dilakukan perusahaan untuk meningkatkan kapasitas penyaluran air dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Ketapang.
Direktur Perumdam Tirta Mentaya, Ismanadi menjelaskan, proses commissioning interkoneksi jaringan distribusi antara wilayah Baamang dan Ketapang dijadwalkan dimulai pukul 10.00 WIB dengan estimasi pengerjaan sekitar tiga hari.
“Namun untuk waktunya hanya estimasi saja, kami akan berupaya menyelesaikannya secepat mungkin,” kata Ismanadi, Minggu 10 Mei 2026.
Ia menerangkan selama pekerjaan berlangsung, pelanggan kemungkinan mengalami perubahan tekanan aliran air. Bahkan di beberapa lokasi, kondisi air yang diterima pelanggan berpotensi tampak keruh sementara waktu.
Karena itu, masyarakat di wilayah terdampak diimbau menyiapkan cadangan air sebelum pekerjaan dimulai guna mengantisipasi gangguan distribusi.
Selain itu, apabila air yang mengalir terlihat keruh, pelanggan disarankan mengendapkannya terlebih dahulu sampai kondisi layanan kembali normal.
Perumdam Tirta Mentaya juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses pekerjaan berlangsung dan berharap pelanggan dapat memahami upaya peningkatan layanan tersebut. (Nardi)












