Jalanan Dicat Biru, Warga Masih Menebak-nebak Fungsinya

SYA'BAN/BERITASAMPIT - Penampakan marka berwarna biru di sisi kiri bahu jalan kawasan Bundaran Besar , Sabtu malam, 16 Mei 2026.

Sejumlah ruas jalan besar di Kota dicat warna biru di sisi kiri bahu jalan yang biasa digunakan pengendara sepeda motor. Pengecatan tersebut memicu pertanyaan masyarakat terkait fungsi marka berwarna biru itu.

Kepala Dinas PUPR (Kalteng), Juni Gultom, menjelaskan pengecatan dilakukan sebagai bagian dari konsep berbagi ruang bagi seluruh pengguna fasilitas publik.

“Berbagi ruang bagi semua orang, termasuk pengguna mobil, pejalan kaki, pesepeda hingga difabel dimungkinkan lewat sana. Jadi semua orang bisa memanfaatkan fasilitas publik kota,” ujarnya saat ditemui di Kantor Gubernur Kalteng, , Senin, 11 Mei 2026.

Juni mengatakan, anggaran pengecatan tersebut berasal dari dana pemeliharaan jalan pada masing-masing ruas jalan di dalam kota.

“Itu dari pemeliharaan jalan saja. Dalam kota itu ada masing-masing ruas jalan dan berkoordinasi dengan PPTK pemeliharaan jalan. Ada yang Rp500 juta, ada yang Rp100 juta, jadi masing-masing ruas jalan,” katanya.

Sementara itu, sejumlah warga menilai cat yang digunakan menyerupai cat bangunan biasa, bukan cat khusus jalan, karena warnanya mulai memudar di beberapa titik.

Menanggapi hal tersebut, Juni mengaku akan melakukan pengecekan lebih lanjut terkait jenis cat yang digunakan. “Nanti saya cek dulu ya,” ucapnya.

Ia menjelaskan, pengecatan tidak dilakukan di seluruh ruas jalan di , melainkan hanya pada jalan-jalan yang cukup lebar dan memungkinkan diterapkannya konsep berbagi ruang.

“Di ruas-ruas jalan yang luas, yang memungkinkan untuk berbagi ruang,” katanya.

Menurut Juni, proyek tersebut masih dalam tahap pengerjaan sehingga sejumlah simbol penanda belum dipasang.

“Karena belum selesai, belum ada gambar sepeda, gambar orang lari, maupun gambar difabel karena masih berproses,” jelasnya.

“Nanti kita akan buat gambar sepeda, jogging, dan difabel. Jadi artinya itu jalan untuk semua,” tambahnya.

Terkait cat biru yang mulai memudar, Juni mengatakan pihaknya akan melakukan perbaikan karena proyek tersebut masih bersifat percobaan. “Ya nanti kita perbaiki lagi, ini masih percobaan,” ujarnya.

Untuk diketahui, ruas jalan yang telah dicat biru sejauh ini berada di kawasan Bundaran Besar , Jalan Imam Bonjol, Bundaran Kecil , Jalan RTA Milono, Jalan Yos Sudarso, Jalan Thamrin, hingga Jalan G. Obos.

(Sya'ban)

baca juga ...  Satlantas Polresta Palangka Raya Amankan 14 Kendaraan dari Aksi Balap Liar
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!