PALANGKA RAYA – Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) terus berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya bagi para kepala dapur dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Wakil Ketua Umum I Bidang Organisasi, Hukum dan Keanggotaan APJI, Rudy Harsono mengatakan, APJI sejak awal berperan dalam memberikan pelatihan manajemen katering kepada para kepala dapur MBG di berbagai daerah di Indonesia.
“Para kepala dapur diajarkan bagaimana manajemen catering dari awal sampai akhir, mulai dari proses produksi hingga penyaluran penerima manfaat. Jadi mereka memahami alur kerja secara menyeluruh,” ucapnya.
Pelatihan tersebut dilaksanakan di sejumlah titik pendidikan dan pembekalan, termasuk di lingkungan pelatihan yang tersebar di beberapa wilayah.
“Selain manajemen katering, APJI juga memberikan pemahaman mengenai kepemimpinan serta tata kelola dapur berskala besar yang berbeda dengan operasional hotel maupun restoran pada umumnya,” tambahnya.
MBG ini sifatnya industrial karena produksinya besar dan dilakukan setiap hari. Penanganannya tentu berbeda dengan hotel atau restoran yang skalanya lebih kecil.
“APJI juga melakukan sertifikasi terhadap para tenaga pengolah makanan atau SEP guna memastikan standar keamanan pangan tetap terjaga,” lanjutnya.
Sebelum sertifikasi dilakukan, para peserta terlebih dahulu mendapatkan pelatihan mengenai tata cara pengolahan makanan yang aman dan higienis untuk meminimalisasi risiko keracunan pangan.
“Kami ajarkan bagaimana mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan agar program pemerintah ini berjalan baik dan aman bagi masyarakat,” ungkapnya. (yud)












