Dukung Pembangunan Batalyon TP 923 Mentaya, Komunitas Peduli Kotim: Jika Ada yang Menghalangi Tindak Tegas!

IST/BERITASAMPIT - Pendiri Komunitas Peduli Timur (Kotim) Riduan Kesuma.

SAMPIT – Pendiri Komunitas Peduli Timur (Kotim) Riduan Kesuma menyatakan dukungannya terhadap pengembangan organisasi Tentara Indonesia (TNI) dalam rangka menjaga keamanan dan kondusivitas daerah.

Menurutnya luas wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang sangat besar membutuhkan dukungan kekuatan pertahanan yang memadai.

Karena itu, pengembangan organisasi TNI sudah selayaknya mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat, jangan sebaliknya menghalang-halanginya.

Riduan mengapresiasi ditetapkannya Sampit, sebagai lokasi berdirinya Korem 102/Panju Panjung
yang dilengkapi personel serta berbagai fasilitas militer.

Selain itu, juga direncanakan pembangunan Markas Batalyon TP 923 Mentaya di Km 18 Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

“Kami mendukung sepenuhnya pembangunan tersebut. Apalagi Bupati Kotim telah menerbitkan surat keputusan (SK) terkait lokasi pendirian batalyon itu sudah sejak lama dan itu lahan milik TNI,” ujarnya, Rabu 20 Mei 2026.

Ia menegaskan, dengan terbitnya SK penetapan lahan beserta perizinan lainnya, maka secara sah TNI dapat memanfaatkan lahan tersebut untuk pembangunan markas batalyon.

Riduan berharap seluruh masyarakat Kotim dapat mendukung pembangunan tersebut karena dinilai sebagai langkah positif dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa serta mendukung sistem pertahanan negara.

“Apabila ada oknum tertentu yang berupaya menghambat pembangunan yang telah memiliki dasar dan perizinan yang sah, maka aparat penegak diharapkan dapat mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya. (Nardi)

baca juga ...  Ketua Gapoktanhut Bagendang Raya Tegaskan Legalitas Sah, Siap Tempuh Jalur Hukum
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!