SAMPIT – Sebuah rumah di Perumahan Idola, RT 37 RW 08, Jalan Walter Condrat, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, dilalap api pada Sabtu 6 Juni 2026 sekitar pukul 01.00 WIB.
Kebakaran yang terjadi saat sebagian besar warga masih terlelap itu membuat warga sekitar panik. Kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan rumah milik seorang pria bernama Lukman.
Seorang warga setempat, Ipul, mengatakan sebelum kebakaran terjadi, pemilik rumah sempat terlihat datang ke rumahnya sekitar tengah malam.
“Sekitar pukul 12 malam saya lihat yang bersangkutan masih datang ke rumah. Tidak lama kemudian sekitar jam satu dini hari terjadi kebakaran,” ujar Ipul di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, Lukman diketahui bekerja sebagai pelangsir bahan bakar minyak (BBM). Warga menduga api pertama kali muncul setelah menyambar tangki atau tempat penyimpanan BBM yang berada di rumah tersebut.
Akibatnya, api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bagian bangunan sehingga menyulitkan upaya awal pemadaman oleh warga.
Sejumlah petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berupaya menjinakkan kobaran api. Saat proses pemadaman berlangsung, bau menyengat BBM masih tercium di sekitar lokasi kebakaran.
“Bau BBM memang cukup kuat tercium saat petugas melakukan pemadaman,” kata Diko seorang warga yang berada di lokasi.
Sementara itu, Ketua RT 37, Robi, mengungkapkan bahwa pemilik rumah sudah cukup lama tidak melaporkan keberadaannya kepada pengurus lingkungan.
“Yang bersangkutan sudah lama tidak melapor tinggal di sini. Kurang lebih sudah setengah tahun. Kabarnya saat kejadian sedang tidur di tempat mertuanya,” ujar Robi.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material diperkirakan cukup besar karena rumah mengalami kerusakan parah akibat terbakar.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang. Dugaan sementara mengarah pada adanya bahan bakar yang tersimpan di dalam rumah sehingga mempercepat penyebaran api saat kebakaran terjadi.
(Jimmy)












