Bambang Irawan: Kalteng Punya Sawit, Harga Minyak Goreng Harusnya Lebih Murah

IST/BERITASAMPIT - Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Bambang Irawan.

– Harga minyak goreng subsidi merek Minyakita di Pasar Besar masih dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Saat ini Minyakita dijual sekitar Rp21.000 per liter, sementara HET yang berlaku sebesar Rp15.700 per liter.

Kondisi tersebut mendapat perhatian dari DPRD . Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Bambang Irawan, menilai tingginya harga minyak goreng di daerah penghasil sawit seperti Kalteng perlu menjadi perhatian serius.

Menurut Bambang, merupakan salah satu daerah penghasil sawit terbesar di Indonesia dan memiliki pabrik yang mampu mengolah sawit menjadi minyak goreng. Karena itu, tingginya harga Minyakita di pasaran dinilai perlu ditelusuri lebih lanjut.

“Produksi sawit di Kalteng sangat besar. Bahkan ada perusahaan yang mampu mengolah sawit menjadi minyak goreng jadi,” ucapnya, Sabtu 20 Juni 2026.

Selain itu mendorong agar pabrik minyak goreng yang ada di daerah dapat ikut memenuhi kebutuhan masyarakat Kalteng. Dengan pasokan yang cukup dari dalam daerah, harga minyak goreng diharapkan lebih terjangkau.

“Namun, mengaku mendapat informasi bahwa sebagian perusahaan yang memiliki kemampuan memproduksi minyak goreng masih menggunakannya untuk kebutuhan internal dan belum memasok secara luas ke masyarakat,” tambahnya.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan karena ketersediaan bahan baku yang melimpah seharusnya dapat mendukung harga minyak goreng yang lebih murah bagi warga.

“Kita punya bahan baku sawit. Seharusnya kita juga mampu mengembangkan industri hilir sampai menghasilkan minyak goreng yang bisa dinikmati masyarakat dengan harga yang wajar,” lanjutnya.

Selain itu juga meminta adanya keterbukaan dari pelaku usaha dan distributor agar rantai produksi serta distribusi minyak goreng dapat diketahui secara jelas.

“Dalam hal ini berharap pemerintah dan instansi terkait segera melakukan pengawasan serta evaluasi terhadap distribusi minyak goreng di pasaran, sehingga harga Minyakita dapat kembali sesuai ketentuan dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, ” ungkapnya. (yud)

baca juga ...  DPRD Dorong Penguatan Puskesmas, Posyandu, dan Tenaga Kesehatan di Kalteng
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!