LAMANDAU – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Lamandau menjadi momen istimewa bagi Polres Lamandau.
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menyerahkan piagam penghargaan kepada Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono, dan Kasatnarkoba Lamandau AKP Fery Hendro Priyanto atas keberhasilan mengungkap jaringan peredaran narkotika lintas provinsi hingga internasional.
Penghargaan diserahkan saat syukuran Hari Bhayangkara ke-80 di GPU Lantang Torang, Nanga Bulik, Kamis 2 Juli 2026. Keberhasilan tersebut dinilai menjadi prestasi besar setelah Polres Lamandau menyita barang bukti sabu seberat 49,6 kilogram.
Bupati Rizky mengatakan penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Lamandau terhadap dedikasi Polres Lamandau dalam menjaga keamanan dan memberantas peredaran narkotika.
“Pemkab Lamandau memberikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian jajaran Polres Lamandau yang terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, termasuk dalam pemberantasan tindak pidana narkotika,” kata Rizky.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa sinergi pemerintah daerah dan kepolisian mampu menciptakan situasi keamanan yang kondusif sehingga roda pemerintahan, pembangunan, hingga kegiatan masyarakat dapat berjalan lancar.
“Sinergi dan dedikasi tersebut telah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan situasi yang aman dan kondusif, sehingga agenda pemerintahan, pembangunan, kegiatan keagamaan, dan budaya dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.
Rizky berharap kerja sama yang telah terbangun selama ini terus diperkuat karena tantangan menjaga keamanan ke depan semakin kompleks.
Sementara itu, Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono mengaku penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lamandau beserta Pemerintah Kabupaten Lamandau atas penghargaan yang diberikan. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bekerja maksimal dalam memberantas peredaran narkotika serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Lamandau,” katanya. (andre)












