Program 1.000 Rumah Guru Dikritisi Aktivis, Ini Penjelasan Kadisdik Kalteng

IST/BERITASAMPIT - Kepala Dinas Pendidikan , Muhammad Reza Prabowo, menerima audiensi Aliansi Pemuda Peduli Pendidikan (P3K) di Aula Pintar Kantor Dinas Pendidikan Kalteng, , Senin, 6 Juli 2026.

– Dinas Pendidikan (Disdik) (Kalteng) memberikan penjelasan terkait pelaksanaan Program 1.000 Rumah Guru Berkah dengan skema DP 0 persen setelah mendapat sorotan dari Aliansi Pemuda Peduli Pendidikan Kalteng (P3K).

Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, mengatakan program tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi dengan Bank Kalteng untuk membantu guru memiliki rumah layak huni.

Penjelasan itu disampaikannya saat menerima audiensi Aliansi P3K di Aula Pintar Kantor Dinas Pendidikan Kalteng, , Senin, 6 Juli 2026.

“Program ini lahir karena kami menemukan masih ada guru yang belum memiliki rumah layak, bahkan ada yang tinggal di laboratorium sekolah,” ujarnya.

Menurut Reza, pemerintah ingin mempermudah guru memiliki rumah melalui skema pembiayaan yang lebih ringan.

“Kami ingin mempermudah akses kepemilikan rumah melalui skema yang lebih ringan, bukan membebani guru,” katanya.

Ia menjelaskan, setiap guru yang memenuhi persyaratan akan menerima subsidi uang muka sebesar Rp10 juta sebagai bagian dari program tersebut.

Selain itu, penerima program juga memperoleh masa tenggang pembayaran cicilan selama tiga bulan setelah akad. Kebijakan tersebut diberikan agar guru memiliki waktu menyiapkan kebutuhan sebelum mulai mengangsur.

Reza menambahkan, Program 1.000 Rumah Guru Berkah didukung aplikasi berbasis digital yang memungkinkan seluruh guru di mendaftarkan diri secara terbuka.

“Sistem itu dibuat untuk memastikan proses berjalan transparan dan memudahkan akses bagi guru yang membutuhkan,” jelasnya.

Ia berharap program tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus menjadi solusi bagi guru yang selama ini mengalami kesulitan memiliki rumah karena keterbatasan akses pembiayaan.

Sebelumnya, Koordinator Aliansi P3K, Joseph Firman Jaya Waruwu, mempertanyakan lokasi pembangunan rumah, jumlah guru yang telah menerima manfaat, besaran anggaran, hingga persyaratan bagi guru yang berhak mengikuti program tersebut.

Menurut Joseph, masyarakat masih membutuhkan penjelasan yang lebih rinci terkait pelaksanaan Program 1.000 Rumah Guru Berkah.

(Sya'ban)

baca juga ...  Dampak Pemotongan Dana Transfer, Dishub Kalteng Lakukan Penyesuaian Program dan Anggaran
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!