Rp2,5 Miliar Digelontorkan, DPRD Kotim Minta Perbaikan Jalan Tepat Sasaran dan Transparan

IST/BERITASAMPIT - Anggota DPRD Timur (Kotim) Daerah Pemilihan (Dapil) 3, Edi Masami.

SAMPIT – Dimulainya kelanjutan pembangunan jalan poros Cempaka Mulia–Kampung Melayu pada tahun anggaran 2026 disambut positif Anggota (Kotim) Daerah Pemilihan (Dapil) 3, Edi Masami. Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan proyek ini tidak hanya diukur dari dimulainya pekerjaan, melainkan dari kualitas hasil, transparansi pelaksanaan, dan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

Menurut Edi Masami, pembangunan jalan tersebut merupakan hasil perjuangan panjang yang akhirnya membuahkan hasil melalui sinergi antara DPRD Kotim dan DPRD Provinsi . Jalan sepanjang sekitar 125 kilometer itu menjadi akses vital yang menghubungkan tiga kecamatan dan 23 , sehingga keberadaannya sangat menentukan kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan masyarakat.

Dengan alokasi anggaran sebesar Rp2,5 miliar, Edi mengingatkan agar pemerintah daerah dan kontraktor pelaksana memanfaatkan dana secara tepat sasaran. Ia meminta titik-titik jalan yang paling rusak dan menghambat mobilitas warga diprioritaskan melalui perbaikan bertahap, sehingga anggaran yang terbatas mampu memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.

Tak hanya itu, Edi juga menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh dijadikan alasan untuk menurunkan kualitas pekerjaan. Ia meminta instansi teknis melakukan pengawasan secara ketat terhadap penggunaan material dan pelaksanaan proyek agar jalan yang dibangun memiliki daya tahan yang baik serta tidak cepat mengalami kerusakan. Sebagai wakil rakyat, ia menyatakan akan ikut memantau langsung pelaksanaan proyek di lapangan agar sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Selain kualitas pekerjaan, Edi menaruh perhatian besar terhadap aspek transparansi. Ia berharap setiap lokasi pembangunan dilengkapi papan informasi proyek sehingga masyarakat mengetahui nilai anggaran, volume pekerjaan, serta waktu pelaksanaan. Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan bentuk penghormatan kepada masyarakat yang telah lama menantikan perbaikan akses jalan tersebut.

Edi Masami juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan hingga selesai dan memperjuangkan penambahan anggaran pada tahun-tahun berikutnya agar penanganan jalan penghubung tiga kecamatan dapat dilakukan secara bertahap hingga mencapai kondisi mantap. Ia mengajak masyarakat di 23 untuk ikut mengawasi pelaksanaan proyek dan tidak ragu menyampaikan aspirasi apabila menemukan pekerjaan yang dinilai tidak sesuai. “Pembangunan ini adalah milik bersama. Dengan pengawasan dari semua pihak, saya yakin manfaatnya akan benar-benar dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” tegasnya.

baca juga ...  Pelaku Curanmor Kabur ke Kebun Sawit, Akhirnya Diciduk Polisi di Rumahnya

(ASY)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!