JAKARTA–Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menghadiri acara Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKKL) Tahun 2025.
Laporan tersebut diserahkan langsung oleh Anggota III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI selaku Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara III, Akhsanul Khaq, di Jakarta, Kamis 16 Juli 2026.
Acara ini menjadi momentum penting bagi kementerian/lembaga di bawah lingkup pemeriksaan Auditorat Utama Keuangan Negara III (AKN III) untuk menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan tata kelola keuangan negara yang bersih.
Selain Kementerian P2MI, sejumlah menteri dan kepala lembaga turut hadir menerima LHP tersebut, di antaranya Menteri PANRB Rini Widyantini, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, serta Menteri PPPA Arifah Fauzi.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri P2MI Mukhtarudin menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BPK RI atas komitmennya dalam mengawal akuntabilitas keuangan negara.
“Kehadiran kami hari ini adalah bentuk komitmen nyata Kementerian P2MI untuk terus menjaga transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran negara. Setiap rupiah yang diamanahkan harus dipertanggungjawabkan dengan baik demi memberikan pelayanan dan pelindungan terbaik bagi Pekerja Migran Indonesia,” ujar Menteri Mukhtarudin selepas acara.
Kementerian P2MI berkomitmen penuh untuk menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan oleh BPK RI guna memastikan penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas pelayanan publik berjalan selaras dengan prinsip-prinsip good governance.
Turut hadir dalam acara penyerahan tersebut para pimpinan lembaga tinggi negara, di antaranya Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Muhammad Taufiq, Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Suharmen, serta Kepala Arsip Nasional RI (ANRI) Mego Pinandito dan lainnya.
(Adista)












