Peternak Ayam Keluhkan Kerugian Hingga Ratusan Juta Akibat Pemadaman Listrik

SYAHYUDI/BERITASAMPIT - Perwakilan Peternak Ayam, Satrio.

– Pemadaman listrik yang terjadi berulang kali di Kota tidak hanya dikeluhkan masyarakat, tetapi juga berdampak terhadap pelaku usaha peternakan. Salah satunya disampaikan perwakilan peternak ayam, Satrio, saat mengikuti aksi damai di depan Kantor PT PLN (Persero) UP3 , Selasa 28 Juli 2026.

Satrio mengatakan, pemadaman listrik yang terjadi secara berulang menyebabkan operasional peternakan terganggu. Meskipun telah menggunakan genset sebagai sumber listrik cadangan, kapasitas alat tersebut memiliki keterbatasan sehingga tidak mampu menopang kebutuhan listrik dalam waktu lama.

“Awalnya kami mengandalkan genset saat listrik padam. Namun kemampuan genset juga terbatas. Ketika genset mengalami kendala, pasokan listrik ke kandang ikut terganggu sehingga suplai oksigen dan sirkulasi udara tidak berjalan normal. Kondisi itu menyebabkan banyak ayam mati,” ucapnya.

Akibat kejadian tersebut, para peternak mengalami kerugian yang tidak sedikit. Nilai kerugian yang dialami peternak telah mencapai ratusan juta rupiah.

“Kerugian yang kami alami sudah mencapai ratusan juta rupiah. Bukan hanya kehilangan hasil ternak, tetapi juga biaya operasional seperti pakan, pemanas, tenaga kerja, dan kebutuhan lainnya yang sudah dikeluarkan tidak dapat kembali ketika ayam mati,” tambahnya.

Persoalan yang dirasakan peternak bukan hanya karena pemadaman listrik, tetapi juga akibat jadwal pemadaman yang dinilai belum memberikan kepastian. Kondisi tersebut membuat para peternak kesulitan mengantisipasi dampak yang ditimbulkan terhadap usaha mereka.

“Yang kami harapkan adalah adanya kepastian. Selama ini listrik sering padam dan menyala kembali tanpa jadwal yang jelas. Sebagai pelanggan, kami merasa belum mendapatkan pelayanan yang semestinya, padahal kami membeli token dan membayar listrik sesuai ketentuan,” lanjutnya.

Pada kejadian terbaru sekitar 400 ekor ayam dilaporkan mati. Sementara pada periode sebelumnya, jumlah kematian ayam disebut mencapai ribuan ekor akibat gangguan pasokan listrik.

“Melalui aksi damai kali ini, para peternak berharap PT PLN (Persero) dapat meningkatkan keandalan layanan kelistrikan serta memberikan solusi atas kerugian yang dialami masyarakat, khususnya pelaku usaha yang sangat bergantung pada pasokan listrik yang stabil,” ungkapnya. (yud)

baca juga ...  Sejumlah Pihak Telah Diperiksa, Kejati Kalteng Buka Peluang Penetapan Tersangka
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!