PALANGKA RAYA – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalimantan Tengah (Kalteng) menjalin kerja sama dengan Universitas Antakusuma (Untama) untuk mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan di daerah.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang digelar di Aula Kantor Dislutkan Kalteng, Palangka Raya, Rabu, 29 Juli 2026.
Kepala Dislutkan Kalteng, Sri Widanarni, mengatakan potensi kelautan dan perikanan di Kalteng yang besar memerlukan kolaborasi berbagai pihak agar pengelolaannya optimal dan berkelanjutan.
Menurutnya, kemitraan dengan perguruan tinggi diharapkan melahirkan inovasi, kajian ilmiah, dan SDM berkualitas untuk mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Kalteng.
Sri berharap ruang lingkup kerja sama tersebut dapat terus diperluas hingga menjangkau kabupaten-kabupaten pesisir di Kalteng.
“Kami berharap, ke depan apabila memungkinkan, kegiatan ini juga dapat dilaksanakan di kabupaten pesisir lainnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, penandatanganan MoU tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus mendukung program prioritas pemerintah.
“Program Kampung Nelayan Merah Putih, saat ini telah berjalan di Kabupaten Kotawaringin Barat dan diharapkan dapat mendukung Asta Cita Presiden serta visi dan misi Kalteng,” jelasnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Antakusuma, M. Fatchurahman, mengatakan kerja sama tersebut merupakan komitmen perguruan tinggi mendukung pembangunan daerah melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat berkontribusi dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di sektor kelautan dan perikanan,” ujarnya.
Sebagai implementasi kerja sama, Untama mengirimkan mahasiswa untuk mengikuti program magang di BLUD UPT PBAPL Kumai sebagai sarana pembelajaran sekaligus penguatan kompetensi di lapangan.
“Kami juga mengirimkan mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan magang di BLUD UPT PBAPL Kumai sebagai bentuk implementasi pembelajaran di lapangan,” tambahnya.
(Sya'ban)












