PALANGKA RAYA – Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Yohanes Freddy Ering, mengapresiasi kinerja positif PT Bank Kalteng yang berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp240,4 miliar per Juli 2026. Selain performa laba yang meyakinkan, pertumbuhan kredit bank pembangunan daerah tersebut juga sukses mencetak pertumbuhan positif hingga dua digit atau di atas 10 persen.
“Dilaporkan sampai Juli 2026 sudah membukukan laba Rp240,4 miliar. Kemudian kreditnya tumbuh 2 digit lah menyentuh 10 persen ke atas,” ujar Freddy, Selasa, 18 Agustus 2026.
Freddy menilai pencapaian ini sebagai informasi yang melegakan di tengah gejolak ekonomi keuangan, khususnya terkait fiskal Kalteng seperti efisiensi anggaran APBD. Di tengah tantangan tersebut, Bank Kalteng terbukti tetap mampu tumbuh dengan baik.
Menurut Freddy, pertumbuhan positif ini dipicu oleh optimalnya performa produk-produk perbankan, penyaluran kredit, efisiensi manajemen pelayanan, hingga ekspansi jaringan yang semakin tersebar ke berbagai pelosok wilayah Bumi Tambun Bungai.
Tidak kalah penting, Bank Kalteng juga dinilai sukses melakukan transformasi digital yang masif, seperti penguatan layanan mobile banking (m-banking) hingga perluasan jaringan ATM. Bahkan, ekspansi bisnis Bank Kalteng kini telah merambah tingkat nasional dengan dibukanya kantor cabang di Jakarta.
Langkah ini menandakan kemajuan besar dalam proyeksi bisnis masa depan. Ke depan, Bank Kalteng terus didorong untuk meningkatkan modal inti agar mampu memperluas cakupan bisnisnya secara optimal ke ranah yang lebih kompetitif.
Melihat performa impresif per Juli 2026 ini, Freddy optimistis target laba Bank Kalteng di akhir tahun dapat terealisasi secara maksimal.
“Kita optimis sampai akhir tahun bisa menyentuh sampai Rp700 sampai Rp800 miliar. Ini tentunya juga sekaligus berdampak postif devidwn untuk menunjang PAD,” pungkasnya.
(Syauqi)











