Mobil Dinas Rusak, Wabup Kotim Pilih Naik Motor Hadiri Sejumlah Agenda Pemerintahan

NARDI/BERITASAMPIT - Wabup Kotim Irawati saat menghadiri rapat paripurna dengan sepeda motor.

SAMPIT – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati tetap menjalankan aktivitas pemerintahan seperti biasa meski harus menggunakan sepeda motor setelah mobil dinas yang biasa digunakannya mengalami kerusakan.

Sepeda motor Beat berwarna hitam menjadi kendaraan yang digunakan Irawati untuk berpindah dari satu agenda ke agenda lainnya.

Pada Senin 14 September 2026, Irawati terlihat menggunakan sepeda motor saat menghadiri sejumlah agenda penting pemerintahan.

Mulai dari acara serah terima jabatan pejabat pimpinan tinggi (JPT) Pratama secara serentak di kantor Bupati Kotim, kemudian menghadiri rapat paripurna di DPRD Kotim.

Tidak berhenti di sana, pada sore harinya Irawati kembali menghadiri rapat terkait evaluasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di ruang Bupati Kotim.

Ditanya mengenai kendaraan yang digunakannya, Irawati mengatakan mobil dinas sedang mengalami kerusakan sehingga untuk sementara dirinya memilih menggunakan sepeda motor.

“Mobil dinas sedang rusak, jadi saya pakai motor,” kata Irawati.

Aktivitas Irawati dengan sepeda motor tersebut ternyata berlanjut pada Selasa 15 September 2026. Ia kembali menghadiri agenda pemerintahan, salah satunya pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil penindakan Bea Cukai Sampit.

Dalam kegiatan yang digelar di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Sampit tersebut, Bea Cukai memusnahkan 799.440 batang rokok ilegal dan 4.200 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA) ilegal.

Hasil penindakan selama periode Januari 2025 hingga Juli 2026 di wilayah kerja Bea Cukai Sampit yang meliputi Kotim, Seruyan dan Katingan. Total perkiraan nilai barang mencapai Rp1,35 miliar, sementara potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp1,16 miliar.

Irawati dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Bea Cukai Sampit dalam memberantas peredaran barang ilegal.

“Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi bentuk komitmen pemerintah bersama aparat penegak hukum dalam melindungi masyarakat sekaligus menjaga penerimaan negara,” ujarnya

Ditengah padatnya agenda pemerintahan tersebut, kendaraan roda dua ternyata tidak menjadi penghalang bagi Irawati untuk tetap menjalankan tugasnya. (Nardi)



baca juga ...  Bandara H Asan Sampit Kantongi Sertifikat SBU, Airbus A320 Bisa Mendarat
Bagikan:
Berita Populer