SAMPIT – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) membagikan 4.100 masker kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kegiatan tersebut dilaksanakan Jumat 18 September 2026 di kawasan pertigaan Jalan Ahmad Yani-HM Arsyad, tepatnya di depan SMP Muhammadiyah Sampit. Pembagian masker melibatkan PMI Kotim bersama para Pembina Palang Merah Remaja (PMR) tingkat Wira dan Madya.
Masker diberikan langsung kepada warga yang melintas, baik pengendara maupun pejalan kaki. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengurangi paparan asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Kotim.
Kepala Markas PMI Kotim M Alexander mengatakan, pembagian ribuan masker tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT PMI ke-81 tahun 2026 sekaligus bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat.
“Pembagian 4.100 masker ini bukan sekadar peringatan HUT PMI ke-81, melainkan wujud nyata kehadiran PMI di tengah masyarakat yang sedang berjuang melawan dampak asap karhutla,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keterlibatan para Pembina PMR dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa semangat kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama perlu terus ditanamkan.
Alexander mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia berharap masker yang dibagikan dapat memberikan perlindungan bagi masyarakat, khususnya mereka yang harus tetap beraktivitas di luar ruangan.
Kegiatan berlangsung lancar. Warga yang melintas juga menyambut baik pembagian masker tersebut sebagai bentuk kepedulian PMI terhadap masyarakat di tengah kondisi kabut asap. (nardi)











