Editor : Maulana Kawit
SAMPIT – Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan II Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mulai 2019 memprogramkan pembangunan pipa HDPE berdiameter 630 mm sepanjang 15 kilometer (Km).
Pembangunan pipa air baku itu dimulai dari Kelurahan Tanah Mas hingga ke Kampung Bengkirai Kecamatan Baamang Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
“Jalur pipa untuk air baku yang ditanam nantinya melewati pemukiman penduduk maupun halaman penduduk,” ucap Ketua Satker Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) BWS Kalimantan II Provinsi Kalteng Firmelin kepada wartawan beritasampit.co.id usai memberikan sosialisasi pada acara syukuran warga Bengkirai, Kamis (25/7/2019).
Firmelin menjelaskan, pihaknya sudah membangun induk air baku di Kelurahan Tanah Mas Kecamatan Baamang sejak 2017 dan dilanjutkan 2018, bahkan 2019 sudah masuk tahap pembangunan pipa.
“Mengenai pendistribusian dan pengelolaan air baku ke warga secara teknis akan diserahkan kepada Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) di Kotim,” ujarnya.
Agar pelaksanaan pembangunan pipa untuk penyaluran air baku berjalan lancar, tambah Firmelin, pihaknya mengharapkan Pemkab Kotim untuk mendukung dalam hal ini Kecamatan Baamang.
“Tujuannya, supaya masyarakat mengetahui apa yang kami kerjakan, selain itu apabila ada permasalahan sosial yang akan muncul bisa diatasi bersama-sama,” pungkasnya.
(ifin/beritasampit.co.id)












