Norkhalis Ridha Tantang Anak Muda Isi Pembangunan

PALANGKA RAYA – Peran pemuda dalam mengisi pembangunan terus didorong pemerintah Kota , keseriusan itu bahkan telah disahkanya dalam bentuk peraturan daerah tentang kepemudaan.

Hal itu merupakan terobosan baru dari Kota dalam mengakomodir peran-peran pemuda untuk berkontribusi memajukan Kota yang berjuluk Kota Cantik ini.

Demikian diungkapkan Anggota DPRD Kota Norkhalis Ridha saat dimintai tanggapannya mengenai kepemudaan diacara Rapat pimpinan daerah Komite pemuda Indonesia (Rapimda KNPI) Kota , Sabtu, 23/11/2019, malam.

“Saya sebagai bagian dari Organisasi Kepemudaan yang kini dipercayakan di dewan tentu sangat mendukung terobosan Pemkot ini, jadi kawan-kawan pemuda jangan merasa dipinggiran atau tidak diakomodir oleh pemerintah,” terang Norkhalis Ridha yang juga merupakan sekretaris DPD KNPI Provinsi Kalteng.

Ia meyakini dibawah kepemimpinan Fairid Naparin- Umi Mastikah yang didominasi pemimpin muda akan selalu konsen terhadap pemuda.

Meski demikian, politisi PAN ini juga mengakui masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) tentang pemuda yang perlu dibenahi.

“Mengenai masih banyak yang diperbaiki tentu ini bagian dari proses dan sejatinya sebagai para pemuda tidak akan pasrah dalam menghadapi tantangan dalam upaya berbuat untuk pembangunan daerah,” bebernya.

Alumni Universitas Paramadina ini juga berharap dengan terbitnya Perda Kepemudaan bisa menjadi jembatan penghubung anak-anak muda berkontribusi lebih dalam mengisi pembangunan.

“Apa lagi Ketua KNPI Kota bung Wahid Yusuf juga merupakan Wakil ketua DPRD Kota, saya yakin akan bejuang dan menjadi penjembatan untuk mengoptimalkan peran-peran pemuda di Kota ,” ungkapnya.

Terlebih Rapimda KNPI Kota dapat menjadi wadah pimpinan-pimpinan OKP menuangkan aspirasi-aspirasi yang nantinya dapat menjadi rekomendasi kepemerintah daerah.

baca juga ...  KNPI Harus Jadi Penggerak Pembangunan

“Kita berharap pemuda dapat menjadi lokomotif perubahan, sehingga Rapimda bukan hanya soal kepersetaan dalam memilih kepemimpinan baru di Musda,” ucapanya.

Ia meyakini peran-peran pemuda mulai mampu mengisi jabatan-jabatan starategis yang artinya menjawab tantangan bonus demografi yang harus terus dioptimalkan.

“Ini tahun-tahun anak -anak muda, bahkan baru saja presiden telah mengangkat staf khusus dari kalangan anak muda. Artinya ini menjadi tantangan untuk kita bisa berbuat apa untuk daerah kita,” tutupnya.

(Kawit/beritasampit)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!