Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan Dua Orang di Belum Terungkap

SYAUQI/BERITASAMPIT - Kombes Pol Erlan Munaji saat diwawancarai.

– Penyebab kebakaran yang melanda sebuah rumah di Jalan Runying Suring, Kecamatan Pahandut, Kota , yang mengakibatkan dua orang tewas, hingga kini masih belum terungkap.

kebakaran tersebut terjadi pada 31 Desember 2024, yang menghanguskan satu rumah dan menyebabkan dua orang, yang diduga pasangan suami istri, tewas terpanggang. Selain itu, seorang anak balita dari pasutri tersebut juga meninggal dunia akibat luka bakar.

Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Erlan Munaji mengungkapkan, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan dari penyidik Polresta untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut.

“Untuk penyebab kebakaran, saya masih menunggu informasi dari penyidik Polresta, hasil DNA kami juga menunggu dan dari hasil Labfor kami juga masih menunggu. Nanti akan kita update setelah kami mendapatkan dari penyidik Polresta ,” ujar Kombes Erlan, Rabu 8 Januari 2025.

Pada 2 Januari 2025, tim penyidik Polresta , bersama Tim Inafis Polda Kalteng dan tim Labfor, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab kebakaran tersebut.

Kombes Erlan juga menyatakan bahwa saat ini belum ada dugaan pasti mengenai penyebab kebakaran tersebut. “Kita tidak bisa menyimpulkan sementara saat ini, penyelidikan masih berlanjut sambil menunggu DNA dan Labdor nanti akan kami sampaikan setelah kami mendapatkan hasil dari penyidikan di TKP,” jelasnya.

Sebelumnya, korban yang meninggal dunia diketahui bernama Ropinus Raya Rombe, seorang anggota kepolisian, bersama istrinya Meirita Hety, dan anak mereka yang masih berusia tiga tahun, Jaizen Alexander. Ketiganya dimakamkan di TPU Km 12 Kota pada Jumat 3 Januari 2025.

Dalam prosesi pemakaman, Kapolsek Rakumpit beserta jajaran turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Namun, Kombes Erlan menegaskan bahwa pihaknya belum dapat memastikan apakah Ropinus Raya Rombe memang anggota kepolisian, karena hasil DNA dari penyidik masih belum diperoleh.

baca juga ...  Sekjen Dekranas Dorong Sinergi Pusat-Daerah Majukan IKM Palangka Raya

“Kami juga belum bisa memastikan, karenakita takut jangan-jangan ini bukan anggota (kepolisian) karena kita menggunakan hasil criminal crime investigation kita akan menunggu hasil DNA-nya,” pungkasnya.

(Syauqi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!