KASONGAN – Untuk mendukung ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi warga, kegiatan Gerakan Pangan Murah 2025 (GPM) berhasil dilaksanakan di halaman Kantor Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan pada Rabu 22 Januari 2025.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Forum Bulog Regional Kalimantan Tengah dan difasilitasi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Katingan. Analis Ketahanan Pangan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kecamatan Katingan, Sekretaris Katingan Hilir dan Staf, Tim Bulog Regional Kalimantan Tengah, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Katingan, Bhabinkamtibmas Kasongan Baru, dan masyarakat sekitar turut berpartisipasi.
Kabid Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Katingan, Yosua Bawan, menyatakan bahwa gerakan pasar murah ini bertujuan untuk mendukung upaya pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok mereka, serta sebagai langkah dari Bulog Regional Kalimantan Tengah dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Katingan untuk menstabilkan pasokan dan harga pangan (SPHP) serta mengendalikan inflasi, khususnya di Katingan.
“Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, bawang, dan bawang putih dijual dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar,” ungkapnya.
Menurutnya, harga yang ditawarkan kepada masyarakat adalah beras SPHP seberat 5 kg dengan harga Rp 60.000, gula pasir 1 kg dengan harga Rp 17.000/kg, minyak goreng merek Minyak Kita Rp 16.000/liter, bawang merah Rp 40.000/kg, dan bawang putih Rp 40.000/kg.
“Diharapkan GPM ini dapat terus dilaksanakan secara berkala, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan dan periode tertentu ketika harga kebutuhan pokok cenderung meningkat,” ujarnya.
Dukungan dan kerjasama antara berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, Bulog, dan masyarakat, merupakan kunci keberhasilan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Katingan.
Sementa itu, seorang warga katingan Hilir bernama Lisa (27) mengungkapakan dengan adanya gerakan pasar murah ini, saangat membantu untuk kebutuh pangan bagi masyarakat terkusunya di kabupaten katingan.
“Kami sangat bersyukur bahwa adanya GPM ini yang telah diselanggarakab oleh pemerintah daerah, karena ini sangat membantu kebutahan,” pungkasnya.
(Bitro)












