Wabup Kotim Hadiri Musrenbang RKPD di Kecamatan Kota Besi, Sampaikan Tiga Zona Komoditi Unggulan

NARDI/BERITA SAMPIT - Wakil Bupati Kotim Irawati saat acara Musrembang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kotim Tahun 2026.

SAMPIT – Pengembangan komoditi unggulan di Kabupaten Timur (Kotim) terbagi menjadi tiga zona wilayah, masing-masing dengan karakteristik dan potensi yang berbeda.

“Wilayah Utara difokuskan pada sektor perkebunan dan menjadi sentra peternakan sapi,” kata Wakil Bupati Kotim Irawati dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kotim Tahun 2026, Kamis 23 Januari 2025 di Kota Besi.

Kemudian wilayah tengah, lanjutnya, dikembangkan untuk hortikultura, perikanan budidaya, perdagangan, dan jasa. Sedangkan eilayah selatan, menitikberatkan pada pertanian tanaman pangan, perikanan tangkap, industri, dan pergudangan.

Irawati menyampaikan apresiasinya kepada seluruh Camat beserta jajaran atas terselenggaranya Musrenbang tingkat kecamatan.

“Forum ini menjadi wadah strategis untuk bertukar pikiran dan merumuskan rencana pembangunan daerah yang tepat sasaran,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat berkontribusi dalam memberikan saran yang relevan untuk penyusunan RKPD 2026.

“Keputusan yang dihasilkan harus berorientasi pada kepentingan masyarakat, khususnya dalam menetapkan prioritas pembangunan yang mampu mengatasi masalah dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wabup menegaskan bahwa usulan yang belum dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran akan diperjuangkan pada Musrenbang tingkat provinsi dan .

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak perusahaan-perusahaan di Kotim untuk turut mendukung pembangunan, terutama di sekitar wilayah operasional mereka.

Dukungan yang diharapkan meliputi infrastruktur, pendidikan, , penyediaan air bersih, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

(nardi)

baca juga ...  Tersayat Benang Layangan, ASN Ini Tuntut Aturan Ketat Demi Keselamatan Warga
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!