SAMPIT – Kapal wisata susur Sungai Mentaya milik Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotawaringin Timur yang tenggelam ternyata bernilai ratusan juta rupiah.
Nilai itu disebutkan oleh Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati saat meninjau tenggelamnya kapal di dermaga Pasar Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Kamis 23 Januari 2025.
“Nilainya sekitar Rp800 juta dengan barang yang ada di dalamnya,” sebut Irawati, Jumat 24 Januari 2025.
Saat ini menurut Kepala Disbudpar Kotim Bima Eka Wardhana pihaknya masih berkoordinasi dengan tim penyelam lokal untuk melakukan evakuasi terhadap kapal tersebut.
Sebelumnya sudah diketahui di kapal tersebut sudah ada kebocoran, sehingga kata Bima bahwa kapal itu memang sering bocor.
Pihaknya mengaku sudah sering melakukan antisipasi dengan menambal bagian yang bocor untuk diperbaiki secara berkala pada kapal tersebut.
Kapal tersebut tenggelam karena kebocoran di lambung sebelah kanan pada pukul 03.00 WIB Selasa 21 Januari 2025 kemarin dan hingga kini kapal itu masih tenggelam.
(Jimmy)












